5 Cara Tingkatkan Bakteri Baik dalam Usus

shares

Bakteri baik dalam tubuh.
Banyak dari kita yang berpikir jika, mikroba perlu dibunuh, karena identik dengan patogen yang jahat. Karena dapat mengganggu kesehatan, tapi itu semua tidak benar. Dalam permukaan kulit dan pencernaan kita, terdapat mikroba.

Namun ada dua jenis mikroba yang menghuni tubuh kita, yaitu mikroba jahat dan baik. Setiap individu membutuhkan mikroba, terutama jenis baik, yang akan membantu tubuh lebih sehat lagi.

Dalam tubuh kita, terutama usus, jumlah mikroba jauh melebihi jumlah sel-sel dalam tubuh, yaitu sekitar 100 miliar.

"Setiaporang memiliki 100 miliar mikroba dalam usukita, lebih banyak daripada sel-sel dalam tubuh. Mereka membantu pencernaan dan detoksifikasi, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan memproduksi vitamin" kata Frank Lipman, pendiri Eleven Eleven Wellness di Manhattan.

Tak ayal, saat ini banyak produsen yang menjual jenis mikroba siap minum.  Dan membuat banyak perusahaan mengeluarkan varian produknya agar bisa diterima oleh masyarakat. Karena dengan mikroba, tubuh akan sehat secara alami.

"Memahami mikroba adalah masa depan pengobatan," tambah Frank.

Jenis mikroba tertentu bahkan mampu mencegah obesitas, seperti bakteri yang disebut Firmicutes, yang mampu menyerap kalori lebih banyak dari makanan. Nah, jika Anda ingin tahu bagaimana mencegah keseimbangan mikroba dalam pencernaan, ada baiknya menyimak tips berikut, yang kami kutip dari businessinsider:

1. Makanan prebiotik
Bakteri usus sehat berkembang dalam suasana prebiotik, yang terdapat dalam serat yang tidak dicerna, dan dapat ditemukan dalam makanan seperti: akar sayuran, bawang, daun bawang, bawang putih, kacang-kacangan, gandum, dan pisang. Mikroba menganggap makanan tersebut sebagai sesuatu untuk mengunyah.

2. Jus berwarna hijau
Sayuran yang berwarna hijau memberikan banyak serat, sehingga akan membantu meningkatkan keragaman dan jumlah mikroba baik dalam usus. Namun perlu diingat, jenis sayuran hijau ini alangkah baiknya dari banyak jenis ragam, seperi bayam, sawi, asparagus, dan lainnya.

3. Hentikan bahan olahan
Makanan siap saji dan telah diolah sebelumnya, akan membunuh bakteri baik dalam tubuh. Banyaknya konsumsi karbohidrat dan gula, menyebabkan perkembangan bakteri baik sangat sedikit. Demikian juga dengan kedelai, yang dapat mengganggu flora dalam usus.

4. Batasi penggunaan antibiotik
Setiap kali Anda sakit, antibiotik memang pilihan tepat. Namun jika dikonsumsi terlalu berlebihan, itu justru memperburuk kesehatan Anda, karena dapat membunuh bakteri baik dalam pencernaan.

5. Konsumsi prebiotik tambahan
Makanan fermentasi seperti kimchi, kombucha dan sauerkraut mengandung prebiotik yang tidak Anda sadari. Dan mampu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam tubuh. Anda juga bisa mengkonsumsi produk-produk yang mengandung bakteri seperti: Lactobacillus acidophilus , Lactobacillus paracasei, Lactobacillus plantarum, Bifidobacterium longum, dan Bifidobacterium lactis.

Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar