6 Risiko Mengonsumsi Daging Sapi

shares

Daging sapi panggang. (sumber)
Manfaat mengonsumsi daging sapi memang banyak. Daging yang termasuk kategori daging merah ini, mempunyai kandungan gizi yanag berlimpah. Namun daging merah tidak serta merta bebas dari risiko.

Sama seperti makanan yang lainnya, mengonsumsi daging merah setiap hari, terutama daging sapi sangat tidak dianjurkan. Apalagi jika porsi yang kita konsumsi berlebihan, Risiko seperto kolesterol, darah tinggi dan stroke selalu menghantui.

Namun meskipun ada risikonya, kita jangan menghindari daging sapi. Asalkan apa yang kita makan disesuaikan dengan kebutuhan bagi tubuh. Apalagi olahan daging sapi ini banyak sekali jenisnya, seperti burger, sosis, atau nugget.

Risiko mengkonsumsi daging sapi akan meningkat seiring dengan pengolahannya yang tidak sesuai, seperti pemanggangan yang berlebihan, untuk mendapatan warna yang diinginkan. Karena zat karsiogenik semakin tinggi, yang menyebabkan tumbuhnya kanker.

Berikut beberapa risiko mengkonsumsi daging sapi secara berlebihan yang kami kutip dari Boldsky:

1. Alzheimer
Daging mereah seperti daging sapi, kaya akan zat besi, dan sangat baik saat pertumbuhan. Namun peneliti percaya jika protein dari daging sapi yang diberi nama Tau dan beta-amyloidal, yang terakumulasi bisa mempengaruhi kinerja otak, dan mengganggu sel-sel otak yang bisa menyebabkan Alzheimer.

2. Penyakit kardiovaskuler
Daging merah tidak terlepas dari tingginya kolesterol dan lemak, bisa menyebabkan tingginya risiko terkena penyakit kardio, yaitu penyumbatan pada salurah darah. Namun jangan takut, asalkan pencernaan kita sehat, bakteri saluran pencernaan akan mengurai lemak dan kolesterol dari daging sapi, yang bernama Carnite.

3. Risiko kanker usus besar
Banyak penelitian yang memperlihatkan risiko yang tinggi bagi mereka yang sering mengonsumsi daging merah, untuk terjangkit kanker usus besar, hal ini bisa juga dikarenakan kurangnya konsumsi serat.

4. Diabetes tipe 2
Konsumsi daging sapi yang berlebian akan meningkatkan risiko diabets ini, sekitar 50 persen. Oleh sebab itu, kita jangan letagihan untuk mengonsumsi daging sapi.

5. Pengolahannya
Banyak produsen makanan yang curang dalam pengolahan daging sapi, mereka terkadang melabeli produknya dengan komposisi 100% daging sapi, padahal banyak campuran yang tidak kita inginkan di dalamnya. Jadi hindari mengonsumsi daging sapi olahan.

6. Obesitas
Inilah "penyakit" yang paling banyak diderita oleh masyarakat global saat ini. Daging sapi yang tinggi lemak, memang sangat digemari terutama anak-anak, dan terkadang orang tua terlambat saat anak-anaknya terkena obesitas, dan sulit untuk mencegahnya.
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar