Dianggap Penyihir, Seorang Wanita Dibakar Hidup-hidup

shares

Desa Tahehyi di Paraguay.
Bagi masyarakat modern saat ini, mendengar kata penyihir mungkin hanya sebagai bagian dari film saja. Penyihir dianggap tidak ada, dan hanya sebuah tokoh di dalam sebuah pertunjukkan atau film. Tetapi masih ada saja masyarakat yang percaya, jika penyihir itu memang ada.

Bahkan, jika seseorang dianggap penyihir, bisa dihukum mati dengan cara yang mengenaskan. Seperti kejadian yang ada di Paraguay, seorang wanita yang dianggap penyihir, ia diikat di pohon, dipanah lalu dibakar dalam keadaan hidup, sungguh mengerikan.

Wanita yang berumur 45 tahun tersebut, telah dibunuh oleh kelompok etnis Mbya Guarani, setelah kepala etnis tersebut menjatuhkan hukuman mati kepadanya. Tanggal kejadian tersebut tidak jelas, namun berlangsung di desa kecil bernama Tahehyi, sekitar 180 kilometer sebelah utara ibu kota Asuncion.

Jaksa setempat, Fany Aguilera, menangkap beberapa orang terkait pembunuhan ini, dan mereka yang ditangkap mengaku telah membunuh wanita bernama Adolfina Ocampos. Di sana memang kerap terjadi pembunuhan, terhadap seseorang yang bukan dari kelompok etnis setempat.

Namun bagi Antrpologis asal Italia, Jose Zanardini, kejadian ini merupakan yang paling aneh. Karena selama 40 tahun ia berada di sana, tidak pernah terjadi hal yang seperti  (Mail Online)
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar