Melihat Kota Gua Kuno Eski Kermen di Crimea

shares

Kota kuno Eski Kermen.
Peninggalan sejarah terdapat di banyak negara, baik yang berasal dari peninggalan sesudah penanggalan masehi atau sebelumnya. Dan hal itu memperlihatkan, bagaimana orang-orang terdahulu kita hidup pada zaman tersebut.

Ada peninggalan yang memang sudah tidak bisa dipergunakan sama sekali, tetapi ada juga peninggalan yang masih terus dipertahankan hingga saat ini. Baik itu rumah, adat istiadat, hingga kebudayaan yang dimilikinya.

Salah satu peninggalan berupa tempat tinggal ada di Crimea, yang dikenal sebagai Eski Kermen. Ini adalah kota abad pertengahan, yang terletak hanya 6 kilometer dari Mangupa, di wilayah Bakhchisaray di Crimea.

Kota kuno Eski Kermen.
Kota ini terletak di atas salah satu gunung datar disebut mesa,  dan terkenal karena ada lebih dari 300 gua. Gua-gua yang dibangun di abad ke-6 ini, digunakan untuk tempat tinggal manusia.

Gua ini memberikan perlindungan dan keselamatan, terutama dari binatang-binatang buasa pada saat itu. Selama berabad-abad, tempat tinggal ini tumbuh dan berkembang, dimana diperkirakan beberapa ratus orang berada pada waktu itu.

Kehidupan beragama di sana juga sangat penting, terlhat dari adanya beberapa kuil dan gereja yang dibangun di gua-gua tersebut. Salah satu gereja masih memiliki lukisan dinding yang menggambarkan Kristus dan Maria, meskipun lukisan dinding mulai memudar.

"Gua kota" ini dihuni sampai kedatangan bangsa Mongol di abad ke-13. Karena daerah pegunungan, kota ini sulit dijangkau, hingga akhirnya menyerah pada serangan Mongol.

Setelah gua ditinggalkan oleh warga, untuk jangka waktu singkat, warga desa tetangga mulai menggunakan gua untuk tujuan komersial. Hari ini, gua-gua Eski Kermen dibuat sebagai tujuan wisata yang cukup laris. (Amusingplanet.com)
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar