Mengerikan, Turis Lihat Buaya Makan Bagian Tubuh Manusia

shares

Buaya. Foto
Berwisata di alam liar memang menyenangkan, dibandingkan kita pergi ke mal atau tempat hiburan lainnya. Namun terkadang kita perlu berhati-hati, jika ingin pergi ke tempat di mana hewan liar, di mana hewan hidup bebas.

Berada di alam liar juga, kita bisa dengan bebas melihat hewan-hewan pemangsa dan mangsa bertahan hidup. Dan biasanya, tujuan wisata yang diidam-idamkan mereka yang hobi berpetualang adalah daratan Afrika.

Namun bagi sekelompok wisatawan asal Inggris ini, yang sedang mengambil bagian dalam perjalanan wisata matahari terbenam di sepanjang Sungai Zambezi, melihat sesuatu yang mengerikan, di mana mereka melihat buaya sedang memakan bagian tubuh manusia.

Kelompok yang sedang melakukan tur ini bersama pemandunya, sedang menyusuri sungai antara Zimbabwe dan Zambia, ketika mereka melihat pemandangan buaya yang sedang makan.

Tapi saat mereka mendekat, terlihat jelas bahwa reptil itu merobek bagian bawah tubuh manusia. Mereka pun langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang--tetapi pada saat tiba untuk menyelidiki, sisa-sisa tubuh tersebut telah lenyap.

"Semua orang ada dan melihat bagian celananya. Kami tidak memiliki informasi tentang siapa saja yang hilang dari desa-desa di sekitar sungai, sehingga kita tidak berpikir orang itu penduduk lokal," kata salah satu penduduk desa.

Trevor Lane, salah satu orang dari kelompok konservasi di Zimbabwe, Bhejane Trust, mengatakan mayat itu diyakini seorang pria Zambia.

Pria nahas tersebut diperkirakan satu di antara kelompok tersangka pemburu liar, yang disergap oleh jagawana di Zimbabwe beberapa hari sebelumnya.

Lane menyatakan bahwa salah satu pemburu tewas dalam bentrokan antara dua kelompok, dan hanya sembilan orang yang berhasil kembali dari sungai ke Zambia.

Pemburu liar memang kerap menjadi permasalahan bagi tim konservasi di Afrika, karena mereka membunuh satwa-satwa yang hampir punah yang mempunyai harga mahal, seperti badak atau gajah.
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar