Nelayan Palu Temukan Ikan Matahari Seberat 1,5 Ton

shares

Ikan matahari yang terdampar. Foto
Bagi nelayan menangkap ikan dengan jumlah banyak, tentunya menjadi kewajiban. Karena dengan tangkapannya tersebut, dapur bisa tetap ngebul, dan juga menambah pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari.

Maka tidak heran, mereka akan melakukan apapun juga demi menangkap ikan yang banyak, atau dengan ukuran yang sangat besar sekalipun. Namun nelayan asal Palu, Sulawesi Tengah, berhasil menemukan ikan matahari, yang sangat besar.

Mahluk raksasa yang ditemukan ini memiliki ukuran 1,8 meter dan berat 1,5 ton, dan terdampar di pesisir pantai. Lalu apa yang terjadi dengan ikan yang memiliki ukran raksasa ini?

Ikan Matahari atau dalam bahasa lokal ikan Mola Mola, merupakan ikan yang mempunyai tulang paling berat di dunia. Spesimen terbesar yang pernah tertangkap adalah panjang dari atas ke bawah 4,2 meter dan panjang 3 meter dengan berat hampir 2,5 ton.

Tetapi ikan yang berhasil ditemukan nelayan ini, masih di bawahnya. Nelayan menemukan ikan ini sudah terseret air pasang, dan mereka mencoba mengembalikannya ke laut. Tetapi karena beratnya, ikan ini tidak bisa dikembalikan sebelum akhirnya mati.

Para nelayan mencoba beberapa cara, untuk mengembalikan Mola Mola ke habitat aslinya, namun mereka tidak mampu melakukannya.

Ikan matahari dilahirkan dengan sirip belakang yang tidak pernah tumbuh. Sebaliknya, sirip mereka melipat ke dalam tubuhnya. Warna tubuh ikan ini keperakan dan memiliki tekstur kulit yang kasar.

Mereka biasanya ditemukan di laut beriklim sedang dan tropis di seluruh dunia, dan kemunculan mereka di permukaan sering kelirukan sebagai ikan hiu, ketika sirip punggung besar mereka muncul di atas air.

Gigi mereka menyatu menjadi struktur seperti paruh, dan mereka tidak dapat sepenuhnya menutup mulut yang relatif kecil.
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar