Benci Semasa Hidup, Pria Ini Tebar Abu Istri di Toilet Umum

shares

Logo toilet. Foto
Kehilangan seorang pendamping hidup untuk selama-lamanya, mungkin bisa membuat seseorang bersedih dalam jangka waktu yang lama. Apalagi jika seseorang itu adalah istri atau suami yang selau menemani setiap hari.

Tentunya bukan hal yang mudah dilupakan, kehilangan seseorang akibat meninggal dunia. Di beberapa negara, jasad orang-orang yang terlah meninggal, akan dikremasi atau dibakar hingga menjadi abu, contohnya di Jepang.

Dan abu yang dihasilkan dari pembakaran jasad tersebut, biasanya akan disimpan atau disebar di lokasi-lokasi tertentu. Yang diyakini bisa membuat ruh dari seseorang yang meninggal tersebut, tenang di alam barunya.

Namun berbeda dengan seorang pria dari Jepang ini, yang membenci istrinya bahkan setelah ia meninggal. Bahkan, abu sang istri ia siram ke bawah toilet di supermarket.

Petugas awalnya dibuat bingung, setelah abu dan fragmen tulang manusia, termasuk dagu, ditemukan dalam toilet di sebuah toko di Tokyo.

Tapi beruntung, mereka tidak harus mencari pelakunya. karena seorang pria berumur 68 tahun menyerahkan diri ke polisi dan mengungkapkan jika ia membuang sisa-sisa jasad istrinya di sana, segera setelah dia dikremasi bulan lalu.

Dia menyebutkan dalam pernikahan tidak pernah merasa bahagia, bahkan tumbuh rasa benci terhadap istrinya.

Pria, yang tidak disebutkan namanya mengatakan: "Saya punya kebencian terhadap dirinya. Hidup terasa sakit sebelum dia meninggal."

Istrinya sendiri meninggal pada usia 64 setelah terserang penyakit.

Seorang juru bicara polisi Tokyo mengatakan, jaksa sedang mempertimbangkan apakah ia akan didakwa dengan meninggalkan tubuh manusia di tempat umum, walaupun abu seseorang hanya dapat disebar di lokasi yang telah disetujui.
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar