Sadis, Gadis 12 Tahun Racuni Neneknya Lalu Bunuh Diri

shares

Gadis 12 tahun yang meracuni neneknya. Foto
Sebuah keluarga yang utuh, pasti diinginkan oleh setiap anak. Tetapi terkadang kehidupan harus memaksa banyak keluarga berpisah, entah alasan ekonomi hingga kematian yang membuat sang anak mentalnya terganggu.

Jika orangtua sudah tidak bisa mengurus anak, makakeluarga dekat yang akan menanggungnya. Jika dimungkinkan hidup dengan nenek. Besar dan tumbuh bersama nenek, memang bukan pilihan yang menyenangkan bagi anak di mana pun.

Selain butuh kasih sayang orangtua, terkadang gaya asuh nenek bisa berbeda, yang menyebabkan emosional anak terganggu. Dan kejadian memilukan juga dialami oleh gadis berumur 12 tahun ini, yang tinggal bersama neneknya.

Seorang gadis 12 tahun dari Sichuan, yang ditinggalkan oleh kedua ornagtuanya, meminum pestisida untuk dirinya sendiri dan neneknya, dalam upaya bunuh diri.

Menurut China Youth , Lulu (nama samaran sang gadis) meminta neneknya, Liang Anzhen, untuk membantunya membeli pestisida pada tanggal 3 Mei. Tidak pernah terpikir apa-apa di benak sang nenek, ketika memenuhi permintaan sang cucu.

Hari berikutnya, setelah Liang kembali dari kerja, Lulu menyiapkan semangkuk air untuknya. Namun nenek tidak minum terlalu banyak karena rasanya yang aneh, ia segera merasa tidak nyaman dan pingsan.

Sementara Liang dikirim ke rumah sakit untuk perawatan, dan setelah mereda sakitnya ia kembali ke rumah untuk mengurus Lulu. Namun alangkah kagetnya saat tiba di rumah, ia menemukan Lulu dalam keadaan koma. Pada tanggal Lulu dinyatakan telah meninggal, karena keracunan.

Ayah Lulu, bermarga Wang, yang mengetahui kejadian ini langsung terbang kembali dari Beijing. "Dia seorang gadis introvert. Ibunya dan aku sama-sama bekerja di Beijing. Kami hanya pulang setahun sekali selama festival musim semi," kata Wang. "Kadang-kadang, kita tidak punya waktu untuk mengunjungnya," tambahnya.

Polisi setempat sedang menyelidiki kasus ini, dan mencoba untuk menemukan motif tindakan Lulu.
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar