Terlupakan, 'Rongsokan' Ini Memiliki Harga Rp3,4 Miliar

shares

Bugatti Brescia yang telah menjadi rongsokan. Foto
Siapa sangka, jika barang 'rongsokan' yang kerap diabaikan, bisa memiliki harga yang fantastis. Terutama bagi para kolektor, yang kerap memburu barang langka dan unik. Apapaun itu bentuknya, mulai dari mobil, koin, atau anggur berumur ratusan tahun.

Seperti sebuah mobil klasik yang sangat langka, yang telah mendekam dan tidak tersentuh di sebuah gudang di Perancis selama 40 tahun, dan diharapkan terjual di Paris seharga £180.000 atau kurang lebih Rp3,4 miliar.

Mobil klasik Bugatti Brescia 1925 adalah salah satu dari 12 mobil, yang berada di tangan pemilik yang sama. Masalah orisinalitas, mobil ini belum pernah dimodifikasi dengan cara apapun, sejak dibuat tahun 1953.

Kendaraan yang kini telah berusia 90 tahun ini, adalah salah satu dari empat Bugatti yang dimiliki oleh Bernard Terrillon, di mana ketiga lainnya telah ia jual pada 1970-an.

Bugatti Brescia ini tetap menjadi misterius saat dijual. Bagaimanapun, sempat tidak pernah tersentuh di gudang, hingga ditemukan oleh salah satu anggota keluarga awal tahun ini.

Bugatti ini ditemukan di gudang dengan ban kempes tetapi bodynya tetap dalam kondisi yang luar biasa, mengingat ia telah 'tertidur' di sebuah gudang selama lebih dari 40 tahun.

Mobil ini diharapkan dapat menarik sejumlah besar kolektor kaya penggemar mobil klasik, yang akan berlomba-lomba ingin memiliki model mobil klasik yang terkenal.

Lelang mobil Bugatti ini akan dilangsungkan di Paris pada 22 Juni mendatang.

Rumah lelang yang sama, juga akan menjual mobil klasik lainnya yang terkenal, yang akan menampilkan 59 mobil langka dan bersejarah, termasuk 1961 Ferrari California Spider.

Pada awal 1930-an, Bugatti telah membuat reputasi tak tertandingi, dalam membangun mobil dengan performa yang luar biasa di jalan atau lintasan balap. Dan setelah Perang Dunia Pertama, Bugatti membuat mobil bernama Brescia, untuk jenis mobil. Yang berhasil memenangkan Grand Prix pertama di tahun 1921.
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar