Ibu Hamil Taruhkan Nyawa Hisap Bisa Ular di Kaki Anaknya

shares

Kaki bengkak akibat gigitan ular. Foto
Kasih ibu memang tidak mengenal waktu dan tempat, apalagi demi melindungi anaknya dari bahaya yang bisa saja menghilangkan nyawanya. Maka tidak heran, sebagai anak harus selalu menyayangi ibu.

Bahkan ibu juga bisa melindungi anaknya, dengan mempertaruhkan nyawanya. Walaupun ia sedang dalam keadaan hamil tua, agar anaknya senantiasa selamat dari bahaya dan kehilangan nyawan.

Seorang ibu di California, yang sedang hamil 9 bulan, melihat anaknya digigit ular berbisa. Ia pun tidak mempedulikan lagi kandungannya, dan langsung melompat dan meakukan tindakan pertama bagi anaknya tersebut.

Hal inilah satu-satunya yang ia pernah mendengar, tentang melakukan hal di situasi seperti, yaitu mencoba untuk menghisap racun ular berbisa.

Ibu bernama Jaclyn Caramazza, melihat ketika anaknya yang bernama Vinny tidak sengaja menginjak ular berbisa di rumah merekaa, tapi sang ibu awalnya tidak yakin apa yang terjadi.

"Aku melihat sekeliling, dan melepas sepatunya, dan lihatlah, ada dua bekas tusukan kecil," kata Jaclyn.

Insting sebagai seorang ibu keluar, dan ia memutuskan untuk mengisap racun ular tersebut. Sayangnya, para ahli mengatakan bahwa tidak seharusnya ia melakukan ini--apalagi seorang ibu hamil.

Pertolongan pertama untuk gigitan ular adalah membersihkan luka dan menurunkan bagian yang digigit lebih rendah dari organ hati, jangan pernah mengisap racunnya, memotong bagian tergigit dengan pisau atau menerapkan tehnik tertentu.

Untungnya, Caramazza juga melakukan apa yang harus dia lakukan, yaitu membawanya ke rumah sakit terdekat.

"Kami pergi ke rahmat Folsom, yaitu sekitar lima menit berkendara," katanya.

Caramazza beruntung racun tidak menyebar kepadanya atau anaknya yang belum lahir. Vinny juga pulih setelah mendapatkan perawatan intensif.
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar