Pemerintah Malaysia Salahkan Turis Asing Sebabkan Gempa

shares

Turis asing di gunung Kinabalu. Foto
Pemerintah Malaysia telah menyalahkan kelompok wisatawan asing, atas terjadinya gempa yang berkekuatan 5,9 gempa, di salah satu gunung paling suci di negara tersebut.

Gempa bumi di Gunung Kinabalu menewaskan sedikitnya 16 orang pada hari Jumat, 5 Juni 2015, dan pihak berwenang masih mencari setidaknya dua orang lainnya, yang terlibat dalam adegan tidak senonoh tersebut.

Beberapa minggu yang lalu, sepuluh warga asing berlibur dan dengan sengaja mereka menanggalkan pakaiannya, berpose untuk mengambil serangkaian foto-foto. Mereka juga dituduh kencing sembarangan di gunung yang dsucikan itu.

Foto-foto tersebut sebelumnya gempa terjadi, tidak muncul di media sosial. Dan begitu gempa melanda, foto-foto tersebut langsung beredar.

Ketua Menteri Deputi Sabah Tan Sri Joseph Pairin Kitingan mengatakan, jika ia percaya para wisatawan ini yang sebabkan gempa tersebut terjadi.

Pairin mengatakan bahwa gempa itu sebagai 'konfirmasi' bahwa Gunung Kinabalu adalah tempat suci, di mana orang-orang yang datang 'tidak bisa berbuat seenaknya'.

"Hampir ada kaitannya. Kita harus mengambil ini sebagai pengingat bahwa kepercayaan dan adat istiadat setempat jangan sampai disepelekan," ucap Pairin.

Dia menambahkan bahwa sekitar lima wisatawan asing telah diidentifikasikan. Mereka tidak bisa meninggalkan negara tersebut, sampai diperiksa lebih lanjut.

Foto menunjukkan wisatawan menari di Situs Warisan Dunia UNESCO, yang menyebabkan kemarahan di Malaysia. Pemandu wisata mengklaim mereka memisahkan diri dari kelompok utama, dan mengabaikan permintaan untuk tidak melepaskan pakaian.

Sepuluh turis di antaranya laki-laki dan perempuan--diyakini termasuk dua warga Kanada, dua Belanda dan Jerman--yang menyebut pemandu gunung mereka bodoh 'dan menyuruhnya' pergi ke neraka.

Mereka yang telah diidentifikasi antara lain Lindsey dan Danielle Peterson dari Kanada, Dylan Thomas dan Eleanor Hawrins warga Belanda, dan Stephan Pohlner warga negara Jerman.

Ini adalah contoh terbaru dari tren yang berkembang bahwa, banyak turis yang telanjang di tempat-tempat wisata dunia, termasuk Machu Picchu di Peru dan Angkor Wat di Kamboja, untuk foto kenang-kenangan.

Pihak berwenang Malaysia mengatakan pada hari Minggu 16 mayat telah ditemukan dari puncak tertinggi Gunung Kinabalu, setelah gempa berkekuatan 5,9 menyebabkan tanah longsor dan gempa susulan.

Para korban 6 orang Malaysia, satu dari Filipina, China dan 7 orang dari Jepang dan Singapura, termasuk anak-anak yang berada di perjalanan trekking sekolah.

Penyelamatan terhambat oleh puing-puing dan kabut tebal.

Terletak di pulau Kalimantan, puncak Kinabalu memiliki tinggi 4.095 meter di atas permukaan laut, dan telah dilindungi statusnya menjadi taman nasional dan dianggap sebagai tempat suci oleh Penduduk Sabah.
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar