Coba Tebak, Ini Lukisan Atau hasil Jepretan Kamera?

shares

Apa yang membedakan antara lukisan dan foto? Tentunya banyak sekali, dan salah satunya adalah gambar yang dihasilkan. Apalagi foto yang dihasilkan diambil oleh kamera beresolusi tinggi, yang membuat gambar tampak sempurna.

Lalu bagaimana dengan lukisan? Biasanya, lukisan memiliki aliran yang berbeda, di mana setiap seniman lukis memiliki ciri khas masing-masing, yang menjadikannya identitas atas lukisan yang dibuatnya.

Soal detail, lukisan tidak seperti hasil foto, yang lebih cenderung lebih 'kasar.' Tetapi jika Anda melihat gambar yang satu ini, bisakah membedakannya, apakah hasil jepretan kamera atau lukisan?

Dengan detail yang rumit dan wajah yang sempurna, gambar-gambar ini terlihat seperti karya seorang fotografer berbakat. Tapi gambar-gambar menakjubkan ini, sebenarnya karya seorang seniman lukis tangan.

Paul Cadden, dari Glasgow, menggunakan detail mata yang luar biasa, untuk menciptakan gambar hitam putih, biasanya menggunakan pensil grafit atau cat air. Lukisan ini ia buat berdasarkan foto yang pernah diambilnya saat melakukan perjalanan ke seluruh dunia.

Subyek terbarunya adalah wanita berumur 50 tahun, saat ia melakukan perjalanan ke Cina dan menggambarkan kehidupan sehari-hari di Hong Kong dan Guangzhou, kota metropolis besar yang terletak di selatan negara itu.

Dari kerutan di wajah seorang pria, kepulan asap rokok atau ombak di pantai, gambar Cadden--yang menggunakan teknik yang dikenal sebagai Hyperrealism--terlihat luar biasa realistis.

Butuh waktu sekitar tiga sampai enam minggu untuk memproduksinya dan biasanya dibuat dengan menggunakan kertas ukuran A1 atau A0. Lukisan tangan ini bisa dijual hingga seharga £5.000 atau Rp75 juta setiap satu lukisan.

Hyperrealism sendiri lahir dari ide photorealism, di mana lukisan dibuat berdasarkan foto tetapi dibuat dalam media non-fotografi.

Lukisan 1: 

Magical momen: artis Skotlandia Paul Cadden menggunakan pensil grafit untuk membuat gambar hyperrealistic, berdasarkan foto yang ia ambil saat perjalanannya. Seorang wanita berumur 50 tahun terlihat tertawa saat ia berkunjung ke China awal tahun ini.

Lukisan 2:

Cadden mengambil foto seorang wanita tersenyum mengenakan topi matahari di Yangshuo pada bulan Desember, kemudian mengubahnya menjadi karya seni yang menakjubkan. Gambar dan fiturnya sangat detail, termasuk pola, helai rambut dan garis di wajah.

Lukisan 3:

Presisi: Saat bepergian di sepanjang Sungai Li, Yangshou pada bulan Januari, Cadden melihat pria tua yang kemudian digambarkan dalam foto hitam putih. Karya Cadden ini dianggap sangat niche, dan terjual di galeri dengan harga fantastis.

Lukisan 4:

Gambar ini, berjudul Seascape, adalah gambar fiksi dari pantai yang dibayangkan Cadden. Dibutuhkan waktu sekitar enam minggu untuk membuat setiap bagiannya, dan ia buat dengan kertas berukuran A1 dan A0.

Foto: source
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar