Mengerikan, Inilah Suku Pemakan Manusia yang Diasingkan

shares

Suku kanibal di India. Foto
Suku-suku kanibal di dunia modern ini masih bisa ditemukan, baik yang terdapat di tempat atau pulau terpencil, bahkan mereka yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Tentunya hal ini cukup mengerikan.

Bukan tanpa alasan, biasanya para kanibal ini akan memakan daging sesamanya, di mana dalam hal ini adalah daging manusia. Lantas mengapa mereka bisa melakukan hal yang cukup mengerikan itu?

Memang banyak alasannya, mulai dari kekurangan makanan, hingga menjadi 'gaya hidup' yang tidak bisa dipisahkan. Salah satunya suku yang satu ini, yang cukup rutin menyantap daging manusia.

Mengerikan, Buaya Bisa Bersifat Kanibal

Suku di India yang biasanya makan daging dari orang mati, telah dilarang berada di tanah air mereka, bahkan masyarakat yang berada di sekitar mereja ini sering khawatir, jika kelak akan disantap oleh mereka.

Tapi fotografer Italia Cristiano Ostinelli berhasil masuk ke dalam suku kanibalis ini, dan menghabiskan waktu dengan mereka mencoba untuk menemukan lebih banyak informasi tentang cara hidup mereka.

Suku ini merupakan kumpulan para biksu, di mana wajah mereka dicat dengan warna putih dan mengenakan manik-manik halus di sekitar leher mereka.

Para anggota suku misterius ini tinggal di kuburan, dan berpesta daging manusia sebagai bagian dari ritual. Mereka juga minum dari tengkorak manusia bahkan yang menjijikan, mereka makan kotoran manusia.

Selain itu, mereka bermeditasi di atas mayat untuk mencari pencerahan spiritual.

Mighty Mongrel Mob, Geng Motor Paling Mengerikan di Dunia

"Ada misteri besar di sekitar mereka dan orang-orang India takut kepada mereka. Mereka mengatakan dapat memprediksi masa depan, berjalan di atas air dan melakukan nubuat yang jahat," kata Cristiano yang kami kutip dari Daily Star.

Para biksu ini juga menggunakan kombinasi antara ganja, alkohol dan meditasi untuk membantu mereka mencapai keadaan terputus dari kesadaran tinggi, dan membawa diri mereka lebih dekat dengan dewa Hindu Siwa.

Suku bernama Aghori ini percaya bahwa, dengan membenamkan diri tanpa prasangka dari apa yang orang lain anggap tabu atau mengganggu, maka mereka berada di jalur untuk mencapai pencerahan.

Mereka hidup di antara situs kremasi di India, di mana Dewa Siwa dan Dewi Kali Ma dikatakan tinggal dan makan apa yang orang lain 'buang,' yaitu mayat.

Tubuh manusia di India sering dikremasi dan kemudian abunya disebar ke sungai Gangga yang suci, tetapi beberapa mayat tidak dikremasi.

Para biksu percaya bahwa, daging dan darah adalah hal yang fana. Mereka menghindari memiliki barang-barang dan bahkan beberapa anggotanya sering berjalan-jalan benar-benar tanpa pakaian sama sekali.

Ini dimaksudkan untuk melepaskan mereka dari delusi duniawi, dan memungkinkan mereka untuk menjadi dalam bentuk yang paling murni.

Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar