Ditemukan Jerapah Cantik dan Langka Berwarna Putih

shares

Jerapah putih yang langka. Foto
Jika ditanya apa hewan yang memiliki leher paling panjang, jawaban kita hampir semuanya sama, yaitu jerapah. Hewan yang satu ini, memeng terkenal akan leherya yang yang panjang, yang membuatnya terlihat sangat tinggi.

Lehernya yang panjang tersebut sangat berguna, terutama untuk mengambil dedaunan yang ada di atas pohon yang paling tinggi. Karena jerapah tidak seperti rusa atau banteng, yang senang merumput--memakan rumput.

Biasanya, jerapah akan bermotif kotak atau persegi lima di badannya, serta memiliki warna kuning hingga cokelat tua. Tetapi  jika Anda melihat jerapah yang satu ini, mungkin akan kagum karena memiliki warna putih yang snagat cantik.

Jerapah putih terlihat berkeliaran di sekitar Tarangire National Park, di Tanzania, bersama dengan kawanannya--yang tampaknya tidak peduli dengan warnaan yang tidak biasa ersebut.

Ahli Ekologi Dr Derek Lee, pendiri dan ilmuwan di Wild Nature Institute, adalah orang yang berhasil mengabadikan jerapah putih tersebut dengan kameranya.

"Omo adalah leucistic, yang berarti banyak sel-sel kulit tidak mampu membuat pigmen yang membuatnya menjadi putih--tapi tidak murni putih dengan mata merah atau biru seperti albino sejati. Ini adalah kondisi genetik, ucap Derek yang kami kutip dari Mail Online.


Namun ada satu kerugian bagi hewan cantik ini, ,yaitu membuatnya terlihat sangat jelas bagi pemburu liar. Kemungkinannya untuk bertahan hidup sampai dewasa sangat kecil. Sementara itu, saat ini diketahui jerapah ini telah berusia 15 bulan.

"Kami dan mitra bekerja pada konservasi jerapah dan anti-perburuan untuk membantu memberikan Omo dan kerabatnya kesempatan yang lebih baik untuk bertahan hidup. Kami berharap bahwa dia dapat hidup lebih panjang," tambahnya.

Kini jerapah ini ada dalam pengawasan ketat Institute Alam Liar yang melakukan penelitian ilmiah, pendidikan umum dan advokasi untuk pelestarian alam liar.

Ular Piton Ini Dipaksa Muntahkan Mangsanya, Apa Isinya?

Mereka sedang melakukan proyek penelitian jerapah terbesar yang pernah ada, dengan menggunakan pola alami jerapah untuk mengidentifikasi setiap individu jerapah, mendokumentasikan kehidupan lebih dari 2.100 jerapah di Tarangire National Park.


Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar