Berapa Besaran Biaya untuk Terbangkan Air Force One?

shares

Air Force One. Foto
Sepintas pesawat kepresidenan Amerika Serikat, Air Force One, terlihat seperti pesawat Boeing 747 pada umumnya tidak ada yag berbeda sama sekali, hanya catnya saja yang membedakan dari pesawat komersil lainna.

Namun siapa sangka, jika kemampuan pesawat kepresidenan Amerika Serikat ini, jauh melampaui pesawat sejenis yang dioperasikan untuk penerbangan komersial. Beberapa modifikasi dilakukan oleh Angkatan Udara Amerika, sebelum pesawat itu dioperasikan.

Dan secara berkala, pesawat itu dikandangkan untuk perawatan menyeluruh. Selain memperbarui teknologi interior, cat juga akan dikelupas untuk mencari setiap retak pada badan pesawat sehingga akan tampak seperti baru.

Maskapai Ini Terbang Hanya dengan Dua Penumpang

Tetapi tahukah Anda, berapa biaya operasional yang harus dkeluarkan untuk menjalankan pesawat ini? Menurut Freedom of Information Act (FOIA), pesawat ini membutuhkan US$206.337 atau sekitar Rp2,8 iliar setiap jam penerbangannya.

Biaya per penerbangan jam untuk pesawat Air Force One (VC-25A) termasuk bahan bakar, tingkat depot repairables, overhaul pesawat, dan overhaul mesin menurut surat dari Departemen Angkatan Udara Markas Komando Mobilitas Udara untuk judicial Watch.

Pesawat ini bagaikan "kantor presiden terbang" yang memiliki luas 4.000 kaki persegi lantai interior yang menawarkan ruang konferensi, ruang makan, tempat pribadi untuk presiden, kantor bagi anggota staf senior, ruang operasi medis (dokter lalat di setiap penerbangan ), area pers, 100 prsi makanan, dan radio multifrequency untuk udara-ke-udara dan udara-ke-darat komunikasi, sesuai dengan produsen pesawat Boeing.

Pertama Kali Naik Pesawat, Penumpang Ini Buka Pintu Darurat

Air Force One juga dilengkapi dengan setidaknya 26 anggota awak. Menurut Gedung Putih , dipasang Boeing 747 bisa terbang 6.205 mil dari Washington DC ke Bagdad tanpa berhenti untuk mengisi bahan bakar.

Bahkan yang bisa membuat Anda takjub, pesawat ini bisa mengisi bahan bakar saat di udara dalam kasus darurat.

Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar