Mengerikan, Anak-anak Ini Bermain dengan Piton Raksasa

shares

Anak-anak bermain dengan piton raksasa. Foto
Piton adaah salah satu jenis ular yang tidak berbisa, namun ukurannya bisa sangat panjang. Bahkan jenis ular yang satu ini, menjadi ular yang bisa memiliki ukuran paling panjang di dunia.

Meskipun tidak berbisa, namun ular yang satu ini sangat mematikan. Bahkan lilitan piton tidak akan berhenti, hingga mangsanya kehabisan nafas dan tewas di 'pelukannya.'

Mangsa sebesar kerbau dewasa saja, mampu dilahap piton besar, apalagi manusia yang memiiki ukuran cukup kecil. Tetapi anak-anak ini malah terlihat asyik bermain dengan pitonnya. Siapa mereka?

Salah Pilih Mangsa, Piton Empat Meter Mati

Ini adalah salah satu cerita dari keluarga yang suka berjalan di sisi liar. Pria bernama Eric LeBlanc adalah penggemar reptil, yang memiliki ratusan kadal dan ular, dan ia membebaskan tiga anaknya bermain dengan peliharaan, termasuk python reticulated sepanjang enam meter.

Dia baru-baru ini terpaksa memindahkan puluhan predator ke rumahnya, setelah toko reptilnya kebakaran, yang menyebabkan beberapa hewan terbunuh dan melukai lebih banyak lagi.

Ayah dan anak bermain dengan peliharaannya.
Meskipun binatang ini bisa menyebabkan bahaya, ia tidak memiliki masalah saat ketiga anaknya Erica, Larry dan Katie bermain dengan piton raksasa tersebut.

"Gigitan terburuk yang terjadi pada putri saya karena kadal," kata LeBlanc yang kami kutip dari MailOnline.

Ayah tiga anak ini kini sedang dalam proses perbaikan toko reptilnya yang hancur, dan mencoba membuat ketiga anaknya untuk tidak takut terhadap reptil.

"Saya memiliki Shelby berusia tujuh tahun, yaitu ular reticulated python albino- ini adalah beberapa ular terbesar di dunia," tambahnya.

Ular Piton Ini Dipaksa Muntahkan Mangsanya, Apa Isinya?

Meskipun terkadang merasa was-was, LeBlanc menegaskan tidak pernah meninggalkan anak-anaknya bermain dengan piton tanpa pengawasan. Tapi ada beberapa ular yang tidak akan dibiarkan dekat dengan anak-anaknya.


Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar