Pria Kaya dan Anaknya Rasakan Hidup Miskin, Ini Hasilnya

shares

Warga miskin. Foto
Setiap orang pasti ingin memiliki harta yang berlimpah. Meskipun kerja kita sudah maksimal, tetapi jika Tuhan belum memberikan ujian dengan harta, maka kekayaan tidak akan pernah menjadi milik kita.

Namun apakah memiliki harta yang berlimpah bisa membuat kita bahagia? Beberapa orang kaya mungkin bisa mengatakan "iya," tetapi ada juga yang mengatakan jika kekayaan juga menjadi "penjara' dunia.

Kisah pria kaya dan anaknya ini bisa menjadi inspirasi bagi kita, yang senang mengejar harta. Padahal mereka memiliki kekayaan yang berlimpah. Bagaimana kisahnya? Simak di bawah ini.

Mengemis, Ibu Hamil dan Anaknya Pulang Pakai Mobil Mewah

Dikutip dari healthyandnaturallife.com, suatu hari, seperti hari-hari lain, seorang pria kaya membawa anaknya dalam perjalanan ke sebuah negara. Dia ingin menunjukkan anaknya, bagaimana orang miskin hidup dan apa yang sebenarnya arti menjadi miskin.

Mereka menemukan sebuah keluarga yang sangat miskin yang hidup di sebuah perkampungan, dan menghabiskan beberapa malam dengan mereka. Ketika mereka kembali ke rumahnya, ayah bertanya bagaimana ia menyukai perjalanan.

"Itu bagus, Ayah," jawab anak itu. "Apakah Anda melihat bagaimana orang miskin bisa hidup?" tanya ayah. "Oh iya," kata anak itu.

"Jadi apa yang kamu pelajari dari perjalanan ini?" tanya sang ayah.

Si anak menjawab: "Saya melihat bahwa kita punya satu anjing, mereka punya empat. Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya. Kita telah mengimpor lentera-lentera di taman tapi mereka memiliki bintang-bintang di malam hari. Teras kami sampai ke halaman depan, sedangkan mereka memiliki cakrawala secara utuh."

Lanjut si anak: "Kita membeli makanan, mereka menumbuhkannya sendiri. Kami memiliki dinding sekitar properti kita untuk melindungi, mereka punya teman untuk melindungi mereka." Ayah anak itu berkata-kata. Kemudian anaknya menambahkan, "Ini menunjukkan betapa miskinnya kita."

Cerita ini untuk mengingatkan kita, tentang nilai sebenarnya dari hal-hal dalam hidup. Ini mengingatkan kita tentang bagaimana kita terlalu banyak fokus pada sisi materi, dan gagal untuk melihat apa yang benar-benar penting dalam kehidupan.

8 Wanita yang Rela Jual Keperawanannya

Kita harus bersyukur untuk hal-hal yang kita miliki dan tidak cemburu untuk hal-hal yang orang lain miliki. Dan itulah hal yang paling penting dalam hidup!


Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar