Tidak Bisa Sewa Rumah, Pria Ini Hidup di Gua Selama 40 Tahun

shares

Pria hidup di dalam gua.
Rumah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Rumah menjadi tempat berlindung dari beragam ancaman dan bahaya, seperti dinginnya malam, panasnya terik matahari, atau hewan-hewan buas yang ada di sekitar kita.

Namun, banyak orang-orang yang masih memiliki rumah sendiri. Mereka pun akan mencari rumah sewaan atau tempat berindung lainnya. Bahkan di zaman modern ini, masih ada orang-orang yang hidup di gua.

Salah satunya pria bernama Pedro Luca, yang telah tinggal di sebuah gua di utara Argentina selama 40 tahun. Lantas apa yang membuatnya hidup di dalam gua selama ini? Dan apakah ia sudah berkeluarga?

Melihat 'Indahnya' Kuburan Terbesar di Dunia Lewat Drone

Pria berusia 79 tahun ini, bahkan harus bertahan tanpa air yang mengalir atau listrik di rumah guanya di sebuah gunung di provinsi Tucuman utara.

Untuk menghilangkan rasa laparnya, ia harus mengambil senapan dan pergi berburu naik dan turun gunung. Bahkan pemukiman yang terdekat dari rumah gua-nya tersebut, berjarak sekitar tiga jam perjalanan, yaitu San Pedro de Colalao.

Mirisnya lagi, ia tidak memiliki teman atau keluarga selama hidup di dalam gua selama 40 tahun tersebut. Hanya ada sebelas ayam jantan dan dua ekor kambing, yang berkeliaran setiap hari di sekitar 'rumahnya' tersebut. Suara ayam jantan kerap membangunkannya sekitar jam 3:00 pagi, dan ia harus mulai beraktivitas dengan menghangatkan diri di dapan api.

Tetapi, Luca telah menjadi legenda di San Pedro de Colalao, dan penduduk kota sering memberikan makanan dan persediaan yang ia butuhka. Ia kerap membeli lilin, ragi dan jagung hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah, dengan nilai sekitar $100- $200 setiap bulannya.

Tidak ada teknologi canggih di rumah guanya, namun hanya ada radio bertenaga baterai kecil yang ia miliki untuk memantau perkembangan dunia luar.

Luca mengatakan jika ia selalu ingin hidup dalam kesendirian di alam liar, sebagai anak laki-laki. Ia juga telah dibesarkan oleh kakeknya di San Pedro de Colalao, yang pertama kali meninggalkannya di usia 14 tahun untuk perjalanan ke Argentina utara.

"Aku tidak pernah bertanya pada diri sendiri mengapa saya memilih untuk tinggal di sini. Ada gua lain di dekatnya tapi aku suka yang satu ini, lebih baik. Kadang-kadang, saya berpikir bahwa saya akan menyukai dunia," ucap Luca yang kami kutip dari Mail Online.

Mengintip Dinding Pemisahan Si Kaya dan Miskin di Afrika

Berikut video perjuangan Luca, pria yang hidup di dalam gua selama 40 tahun:

Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar