Tak Ingin Menunggu Lama, Mahasiswi Jual Keperawanannya

shares

Ariana. Foto
Demi mendapatkan sejumlah uang, banyak orang yang rela melakukan apapun, bahkan jika hal tersebut cukup memalukan. Uang kerap menjadi kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan di era modern saat ini.

Hampir setiap aspek kehidupan, hanya bisa dilakukan dengan uang. Tanpa uang, kita tidak bisa melakukan apapun terutama di kota-kota besar. Bahkan, mahasiswi cantik ini rela melelang keperawannya, demi mendapatkan sejumlah uang.

Mahasiswi yang masih berumur 20 tahunan tersebut, mengaku tidak pernah berhubungan intim. Dan ia rela menjual keperawanannya dengan cara lelang online. Lantas untuk apa uang tersebut? SImak penjelasannya berikut ini.

Syarat Lulus, Mahasiswi di Sini Wajib Dilukis Telanjang

Bahkan penawar tertinggi dalam lelang online ini, bisa mendapatkan dua gadis perawan sekaligus dalam satu malam.


Adalah Ariana, mahasiswi dari Rusia ini sedang melelang keperawanannya di sebuah situs kencan dengan tawaran mulai dari €150,000 atau Rp2,1 miliar.

Ia menjelaskan keputusan kontroversial ini, Ariana mengatakan: "Banyak mahasiswa memiliki masalah selama studi mereka mer. Anda harus pergi bekerja untuk membiayai pendidikan. Saya ingin pindah ke negara lain untuk studi di kedokteran. Universitas akan menjadi sangat mahal, sewa juga akan tinggi."

Ariana tidak pernah berpikir bahwa menawarkan dirinya secara online salah. Namun ia berpikir, jika cara ini adalah cara termudah untuk mendapatkan uang dalam waktu singkat.

Dia mengakui bahwa, tidak pernah berpacaran sebelumnya hingga mengambil keputusan ini.

"Percayalah, saya telah berpikir panjang dan keras untuk membuat keputusan ini. Saya menunggu lama untuk menemukan cinta, tetapi tidak berhasil," tambah Ariana yang kami kutip dari Mail Online.

Orangtuanya tidak menyadari keputusannya tersebut, tetapi jika mereka mengetahui tentu dia akan menjelaskan situasi ini kepada mereka.

8 Wanita yang Rela Jual Keperawanannya

Ariana berharap bahwa, penawar tertinggi adalah seorang pria yang sensitif dengan situasi.

Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar