Begini Kondisi Venesia Saat Kekeringan

shares

Kekeringan di Venesia. Foto
Salah satu tempat tujuan wisata yang cukup diminati turis dunia adalah venesia. Di sini Anda bisa menikmati kota yang di kelilingi kanal-kanal. Dan Anda hanya bisa menggunakan transportasi air untuk menjelajah tempat ini.

Maka tidak heran, jika banyak tempat di dunia meniru Venesia. Tapi pernahkah Anda melihat venesia kekeringan? Mungkin tampak aneh, jika lokasi wisata ini bisa kekeringan padahal lokasinya di kelilingi lautan.

Tapi ini adalah kenyataan, di mana untuk kedua kalinya setahun terakhir, pasang surut di Venesia telah meninggalkan kota ini hampir seluruhnya tanpa air. Lantas apa yang bisa dilakukan oleh wisatawan di sana?

Kekeringan kanal di venesia.
Pengunjung yang biasanya datang ke kota ini mengharapkan untuk naik gondola, dan menjelajahi kanal-kanal berwarna biru kehijauan yang terkenal di kota ini. Tapi saat kota ini tanpa air, banyak transportasi utama ditinggalkan di kanal yang berlumpur.

Ketinggian air yang sangat rendah disebabkan oleh pasang normal tahun ini, dikombinasikan dengan kurangnya curah hujan di timur laut Italia. Tingkat air kini telah turun sekitar 70 centimeter di bawah rata-rata. Fenomena ini mengejutkan, mengingat Venesia secara perlahan tenggelam dan banjir daripada pasang surut.

Tingkat air yang rendah juga telah membuat kota penuh dengan kotoran. Pemeliharaan saluran air kota yang buruk, membuat banyak gondola tidak dapat digunakan dan hanya tertambat di dermaga.

Kanal tertambat di dermaga.
Otoritas Venesia juga tidak tanggap dalam pemeliharaan kanal. Pengerukan kanal pertama kali dilakukan pada 1990-an, setelah itu tidak pernah dilakukan lagi. Kota ini juga tidak memiliki sistem pembuangan limbah modern.

Secara historis, semua limbah yang dihasilkan oleh manusia dibuang ke kanal, bahkan bangunan yang lebih besar melakukan hal yang sama. Beberapa palazzos yang memiliki septic tank juga kerap mengalami sejumlah kebocoran, yang membuat bau lebih kuat tercium.

Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar