Kain Kafan Jenazah Masih Utuh Usai 16 Tahun Meninggal

shares

Pemakaman umum. Foto
Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, entah kapan waktunya. Tidak ada yang dapat memastikan kapan kita akan meninggal dunia fana ini, meskipun penyakit mematikan mengintai kita.

Jika seorang muslim yang wafat, pasti akan mengenakan kain kafan sebagai satu-satunya 'pakaian' di alam kubur. Dan biasanya, seiring waktu kain kafan yang digunakan akan rusak bahkan hancur.

Tetapi beberapa kain kafan yang digunakan tiga jenazah di sini masih utuh dan terlihat baru, meskipun mereka dikuburkan sudah lebih dari 16 tahun silam. Bagaimana pengurus kuburan menjelaskan fenomena ini?

Sekitar 100 kuburan rusak, usai hujan deras terjadi di komplek makam Islam Datuk di Kampung Rhu, Malaysia. Komplek makam yang sudah berusia lebih dari 100 tahun ini ternyata membuat beberapa jenazah terkuak ke permukaan, karena terkikis oleh air hujan.

Dikutip dari My News Hub, menurut pengurus Masjid Ismaili Tumpat, Mazlan Besar, sekitar tiga jenazah yang muncul ke permukaan terlihat kain kafannya masih terlihat baru, meskipun sudah dikebumikan lebih dari 16 tahun yang lalu.

Pemakaman di mana jenazah keluar dari makam.
"Usai menunaikan salat shubuh saya segera pergi ke kompleks makan, hujan masih lebat dan saya melihat tiga jenazah sudah berada di permukaan dengan kain kafan yang masih bagus," ucpnya.

Ia yakin, semua itu karena kuasa Allah SWT. Dan ia pun langsung menutupi jenazah yang berada di atas tanah tersebut. Ia juga menjelaskan, jika jenazah di sini dikuburkan dengan dalam sekitar satu meter.

Hal ini dikarenakan tanah yang berpasir, dan sulit untuk digali lebih dalam.

"Sebelum dilihat oleh orang banyak saya menutupinya. Itu semua karena kuasa Allah, di sini jenazah dikuburkan dengan dalam tiga sampai empat kaki karena faktor tanah," tambahnya.


Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar