Hati-hati Berkenalan dengan Cewek Seksi dari Negara Ini

shares

Cewek seksi. Foto: dailymail.co.uk
Sosial media kini menjadi ajang pertemanan di era teknologi, di mana dengan mudah kita mencari dan berteman dari berbagai negara. Media sosial juga menjadi ajang pamer, mulai dari harta hingga kemesraan dengan pasangan.

Namun tidak jarang, mereka yang berkenalan di media sosial baik itu Facebook, Twitter, dan platform lainnya dijadikan target penipuan. Bahkan ada juga yang menjadi ajang bulliying di dunia maya.

Nah, jika Anda senang berkenalan dengan orang baru di dunia maya sebaiknya waspada, terutama yang berasal dari negara ini. Bahkan merka kerap mengunggah, terutama foto-foto wanita seksi hanya untuk menipu Anda dan menguras kantong.

Hingga kini, sekitar 3.000 orang dalam satu kota di Maroko mendapatkan uang dengan cara penipuan. Di mana biasanya dilakukan oleh seorang wanita  di depan kamera, dan kemudian memeras korbannya.

Kota Oued Zem, yang berada 100 mil timur selatan dari Casablanca, telah dijuluki sebagai ibukota sextortion dunia, di mana penjahat online semakin menargetkan pria terutama yang berasal dari Inggris.

Korban akan ditipu untuk melakukan tindakan seksualitas di depan kamera sebelum memeras dan mengancam membagikan video ke teman-teman dan keluarga di media sosial.

Mereka kemudian diharuskan membayar hingga £800 atau Rp10 juta, dengan imbalan video klip akan dihancurkan, menurut investigasi oleh The Sun reporter's, Robin Perrie, yang mewawancarai seorang pria dari Oued Zem yang terlibat dalam penipuan selama dua tahun sebelum dipenjara.

Salah satu penipunya adalah Hamzer Danjer, ia mengatakan kepadanya Pierre dari empat gambar yang digunakan sebagai ajang penipuan berasal dari bintang dewasa Kolombia--tanpa sepengetahuannya--sebagai bagian dari metode canggih memikat korban.

The Sun melaporkan bahwa, Maroko telah menahan lebih dari 350 orang dalam tindakan penipuan ini.

Negara ini juga dikatakan telah menyiapkan serangkaian unit kejahatan cyber, yang ditunjuk dalam upaya untuk menghancurkan industri ilegal.

Pada tahun 2015, ada sekitar 385 orang yang tertipu di dunia maya, dan pada tahun 2016 melonjak ke angka 1.245. Petugas dari NCA memperingatkan bahwa, Inggris sedang ditargetkan oleh geng di Maroko, Filipina dan Pantai Gading karena mereka dengan begitu mudahnya dipikat.

Namun, mereka tidak hanya menargetkan pria Inggris saja untuk kejahatan seperti ini.
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar