Pengalaman Tidak Menyenangkan Perawat saat Memandikan Jenazah

shares

Memandikan jenazah. Foto: ohbulan.com
Berprofesi sebagai perawat di rumah sakit membuat Anda harus berani, untuk melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan sekalipun. Mulai dari mengurus orang-orang yang sedang sakit, hingga memandikan jenazah.

Memang tidak mudah untuk melakukannya, apalagi jika Anda belum terbiasa. Namun kadang, banyak pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan yang terpaksa mereka lakukan, demi sebua dedikasi dalam pekerjaannya.

Salah satunya perawat bernama Bel Nahwen, yang memberikan kita pandangan bagaimana seorang perawat harus bersikap, terutama saat memandikan jenazah. Ia pun menuliskan di akun Facebooknya, saat yang tidak menyenangkan memandikan jasad.

Siapa sangka, jika postingannya tersebut menjadi viral, dan dibagikan lebih dari 2.800 kali dengan ratusan komentar di postingannya tersebut.

Setidaknya ada tiga pengalaman yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan orang yang sudah meninggal yang ia rasakan. Diantaranya adalah:

Keluar cairan kuning dan hijau yang pekat

Memandikan jenazah berarti harus membersihkan setiap bagian tubuhnya, termasuk mengeluarkan cairan yang ada di tubuh mayat dari mulutnya.

Tidak mudah baginya untuk melalui proses seperti ini, karena bisa terbayang saat pulang ke rumah. Ia pun kerap merasa mual dan pusing usai melakukannya, bahkan tidak jarang ia menangis. Bahkan perasaan seram pun kerap dilaluinya.

Kotoran terus keluar

Biasanya jasad yang dikeluarkan dari rumah sakit sudah dibalut dengan kain kafan, dan perawatlah yang harus memastikan jika jasad sudah bersih dari berbagai kotoran termasuk mengeluarkan isis perutnya.

Tidak mudah untuk melakukannya, apalagi jika jasad adalah orang yang gemuk dan memiliki isi perut yang cukup banyak. Bahkan ia pernah melihat kotoran tidak berhenti keluar.

Membersihkan organ vital mayit

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menyebutkan, jika roh mayit akan melihat perlakuan pemandi jenazah kepada tubuhnya. Begitu juga saat ia membersihkan jasad mayit di bagian organ intimnya, yang membuatnya harus berhati-hati.

Dan dalam akhir postingan ia menuliskan: Untuk menghargai setiap orang yang ada di rumah sakit termasuk perawat.

Bel Nahwen


Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar