Piton Pemangsa Manusia Banyak Ditemukan di Negara Ini

shares

Penangkapan ular piton. Foto: today.com
Beberapa waktu lalu, dunia dihebohkan dengan penemuan mayat di perut ular piton. Pria nahas yang bekerja sebagai buruh di perkebunan sawit itu, harus meregang nyawa dan dimakan oleh ular piton berukuran 7 meter.

Ular piton memang tidak memiliki racun, namun ukurannya bisa sangat fantastis dan mengerikan. Bahkan, ular piton dengan mudah membunuh orang dewasa dengan lilitannya yang benar-benar kuat.

Tapi ternyata, bukan hanya di Sulawesi saja ular piton berukuraan raksasa mudah ditemukan. Di negara yang bukan endemik ular piton ini, ternyata dengan mudah ditemukan pemangsa manusia ini.

Seperti halnya dua pemburu piton, Nicholas Banos dan Leonardo Sanchez wrangled, yang telah menangkap ular berukuran raksasa di Everglades Florida selama akhir pekan lalu.

Mereka menangkap salah satu ular terbesar dalam hidupnya, dan itu bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Florida bahkan menjadi satu-satunya negara yang telah memberikan lisensi bagi orang-orang yang akan menjadi pemburu piton. Mengapa piton diburu?

Piton Burma telah menghancurkan lahan publik, dan berada di puncak rantai makanan dalam ekosistem. Sehingga pihak berwenang Pengelolaan Air Florida Selatan menyetujui pendanaan program, yang dirancang untuk membantu membasmi habitat ular di sana.

Bahkan pemburu ular piton Wrangler, telah melakukan penangkapan ular piton selama 60 hari. Ia dibayar dengan upah minimum per jam, di mana ia bekerja delapan jam setiap hari.

Ia juga bisa mendapatkan tambahan $50, jika menangkap ular berukuran hingga satu meter lebih. Bahkan, banyak sekali ular piton yang ditangkap memiliki ukuran yang sanngat fantastis, lebih dari lima meter.

Anda tertarik untuk menangkap ular di sini dan dibayar? Tunggu dulu, Anda harus memiliki lisensi dari pihak terkait di sana.
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar