Video Dramatis Penyelamatan Buaya 6 Meter yang Berakhir Tragis

shares

Buaya 6 meter.
Buaya adalah salah satu pemangsa yang berbahaya, apalagi jika ukurannya sudah sangat panjang dengan badan besar. Tidak heran, jika banyak sekali korban terutama manusia yang berakhir di perut buaya.

Namun kadang, manusia juga harus menyalamatkan hewan purba ini jika dalam bahaya. Salah satunya penyelamatan dramatis buaya yang memiliki panjang sekitar 6 meter ini, di sebuah bendungan.

Tidak mudah untuk menyelamatkan hewan pemangsa yang satu ini. Di mana buaya tersebut terjebak di salah satu pintu bendungan, di mana ia tidak bisa keluar atau pergi menyelamatkan dirinya.

Butuh waktu berjam-jam dari tentara dan petugas pemadam kebakaran, untuk membebaskan reptil ini dari saluran pembuangan air. Kejaian ini berlangsung di bendungan pasang surut di Kapar, Malaysia pada Sabtu, 27 Mei malam.

Tapi meski ada upaya penyelamatan, hewan tersebut dengan sedih meninggal tak lama kemudian.

Anggota pemadam kebakaran dipanggil ke perkampungan Kapar, di Kabupaten Klang di negara bagian Selangor, Malaysia barat, setelah beberapa pekerja di bendungan tenaga air melihat reptil yang terperangkap pada pukul 11.45 waktu setempat.

Kepala Petugas Pemadam Kebakaran,  Zaidi Ahtan, membentuk tim yang berisikan 14 orang yang dikirim ke lokasi yang dioperasikan oleh Kapar Energy Ventures, dan mereka menemukan buaya itu terjebak di pintu air beton sempit, yang memperlambat upaya penyelamatan.

Tim penyelamat harus menyelamatkan hewan seberat 1 ton itu, sementara mereka juga harus bisa menjaga diri mereka jika diserang oleh pemangsa besar ini.

"Kami menggunakan kunci rantai dan peralatan khusus untuk mengeluarkan buaya ini pada pukul 10 pagi keesokan harinya," ucap Ahtan dikutip dari dailymail.co.uk.

Tidak jelas berapa lama reptil itu terjebak di bendungan. Usai diselamatkan, buaya kemudian diberikan kepada petugas di Departemen Taman Margasatwa dan Taman Nasional. Namun, tewas sekitar satu jam kemudian.

Pihak berwenang percaya adanya kombinasi antara stres dan luka-luka, yang diderita buaya ini saat mencoba untuk keluar dari pintu air bendungan. Namun analisis lebih lanjut akan mengkonfirmasi penyebab kematian sebenarnya.

Bangkainya kini sedang menuju ke Paya Indah Wetlands--sebuah eko-wisata dan pelestarian hewan--di mana nekropsi akan dilakukan untuk menentukan penyebab dan waktu kematiannya.


Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar