Kisah Rama, Jembatan yang Dibangun oleh Pasukan Monyet

shares

Jembatan Rama di Google Maps. Foto: amusingplanet.com
Sebuah penampakan seperti sebuah jembatan, terlihat di Google Maps yang menghubungkan India dengan Sri Lanka. Jembatan tersebut dipercaya dibuat oleh pasukan monyet, yang dipertegas dalam sebuah cerita legenda Ramayana.

Dalam sebuah puisi epik yang berasal dari India, Ramayana, beberapa ribu tahun yang lalu, penulis bernama Valmiki berbicara tentang sebuah jembatan di atas lautan, yang menghubungkan India dan Sri Lanka.

Puisi ini menceritakan kehidupan pangeran Rama dan perjuangannya untuk menyelamatkan istrinya bernama Sita, yang diculik oleh raja iblis Ravana, yang disebutkan sebagai penguasa Sri Lanka saat itu. Lantas bagaimana pasukan monyet membangun jembatan ini?

Dalam pengasingan selama empat belas tahun di hutan, Rama mengorganisir sebuah pasukan yang terdiri dari monyet yang akan dibawanya ke Sri Lanka, di mana sebuah peperangan yang panjang terjadi.

Akhirnya, Ravana dikalahkan, dan Rama kembali ke rumah bersama istrinya untuk dinobatkan kembali menjadi raja.

Dalam cerita, ketika tentara Rama mencapai samudera yang terletak di pulau Sri Lanka, pasukan monyet membangun jembatan terapung di seberang laut dengan menuliskan nama Rama di atas batu, dan melemparkannya ke air.

Jika Anda melihat foto satelit di wilayah ini hari ini, Anda akan melihat sedikit tanda penghubung antara kedua negara. Jembatan Rama yang disebut Rama Setu, yang juga dikenal sebagai Jembatan Adam, adalah hamparan pasir shoal dan sandbank yang panjang dan  menghubungkan pulau Rameswaram di India dengan Pulau Mannar, di lepas pantai barat laut Sri Lanka.

Jembatan ini panjangnya sekitar 50 kilometer. Sebagian besar berada di bawah air. Namun berabad-abad yang lalu, jembatan ini menjadi penghubung antara India dan Sri Lanka yang terputus-putus.

Jalan setapak ini ada sampai akhir abad ke-15, dan bisa dilalui oleh manusia dengan berjalan kaki, sesuai catatan yang disimpan di kuil Rameswaram, hingga banjir besar terjadi.

Keberadaan jembatan tersebut telah dikenal di India dan juga Sri Lanka sejak berabad-abad, terbukti dari legenda yang diabadikan dalam legenda kuno Ramayana.

Banyak umat Hindu ortodoks menganggap keberadaan jembatan tersebut sebagai bukti Ramayana yang tak tergoyahkan, dan cerita-cerita yang digambarkan di dalamnya.

Pseudo-ilmuwan, teori konspirasi, dan teolog percaya bahwa jembatan itu sebenarnya dibangun oleh Rama dan tentara monyetnya. Ketika sebuah foto NASA di wilayah tersebut menunjukkan jalan setapak yang berkelok-kelok yang menghilang di kejauhan pada tahun 2002.

Meski ahli geologi telah berkali-kali mencoba untuk menghilangkan mitos, masih ada beragam pendapat dan kebingungan tentang sifat dan asal struktur ini.

Hal-hal menjadi sedikit memanas ketika Pemerintah India mengusulkan pengerukan Jembatan Rama untuk membuat rute pengiriman di selat dangkal antara India dan Sri Lanka.

Saat ini, kapal yang mencoba berlayar di antara pantai barat dan timur India harus mengelilingi Sri Lanka. Sehingga dengan pengerukan jembatan Rama ini diharapkan akan memotong jarak tempuh 400 kilometer dan juga menghemat waktu serta uang.

Namun, organisasi sayap kanan sangat menentang proyek tersebut dengan mengatakan bahwa jembatan tersebut adalah "monumen religius" dan tidak boleh dihancurkan.

Proyek ini sedang menunggu, tapi untuk alasan yang lebih koheren. Pemerhati lingkungan mengatakan bahwa pengerukan saluran akan menghancurkan karang, dan membahayakan cadangan ikan di daerah tersebut, yang membuang ekologi di wilayah tidak seimbang.
Relief di Candi Prambanan tentang kisah Ramayana.
Sebuah relief batu berukir di Candi Prambanan, di pulau Jawa, Indonesia mempertegas, jika monyet membantu Rama dengan membawa batu untuk membangun jembatan. Lantas apakah jembatan itu buatan manusia, monyet, atau faktor alam? Belum pernah diketahui lebih lanjut.
Loading...
loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar