Ngeri, Pisau Melayang dari Rumah Tetangga Menancap di Tengkorak

shares


Pisau tertancap di kepala pria. Foto: dailymail.co.uk.
Kecelakaan bisa terjadi pada siapa saja, bahkan saat di rumah sekalipun. Dan anehnya lagi, kecelakaan bisa terjadi bukan karena kesalahan kita, tetapi terjadi dari luar rumah. Dan kita bisa menjadi korbannya.

Salah satunya kejadian yang cukup aneh ini, di mana seorang pria tertancap sebuah pisau daging yang cukup besar di tengkoraknya. Dan ajaibnya, pria tersebut masih sadar meskipun ia cukup syok dengan kejadian ini.

Lantas bagaimanan pisau besar itu bisa mengenainya? Apakah ia berhasi selamat dari kecelakaan yang menimpanya ini? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Seorang tetangga tertimpa sial saat sebuah pisau daging menancap di tengkoraknya, setelah dilempar keluar dari jendela oleh tetanggnya. Rupanya, mereka saat itu bertengkar dengan pasangan.

Bagian tajam pisau daging itu mendarat tepat di kepala pria bernama Chea Sokkot, saat ia memperbaiki kapalnya di pantai di Kampungnya Cham, Kamboja.

Beberapa foto mengerikan beredar, yang menunjukkan pria berusia 29 tahun itu terbaring di atas tandu dengan pisau masih tertancap di kepalanya, saat ia bersiap untuk operasi di rumah sakit.

Pisau masih menempel di kepala korban.
Kejadian mengerikan itu terjadi setelah perselisihan antara sepupunya dan tetangga sebelah, Touch Channa, dan suaminya Sim Thea.

Mereka mulai berdebat saat Thea merobek pakaian Channa dengan pisau daging. Dan saat itulah pisau terlempar keluar rumahnya.

Akibat kejadian ini, Channa ditangkap olej polisi setempat karena menyebabkan kecelakaan mengerikan tersebut.

"Dia bilang dia berdebat dengan suaminya dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga. Suaminya memotong pakaiannya dan dia menarik pisau dari dia, dan melemparkan pisau ke sungai di belakang rumah," ucap polisi dikutip dari dailymail.co.uk.

Dr Yun Sinath, direktur rumah sakit provinsi, mengatakan bahwa luka pada malang itu sangat 'parah,' dan kondisi Chea serius tapi 'stabil'.

Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar