Singa Kebanggaan Zimbabwe Mati Ditembak Pemburu

shares

Singa anak Cecil. Foto: dailymail.co.uk.
Singa kini menjadi salah satu hewan yang terancam punah, meskipun perlindungan untuk mereka terus dilakukan. Bahkan, para pemburu ini bukan untuk mengambil dagingnya, tetapi sebagai kepuasan semata dan profesi.

Dua tahun lalu, seorang dokter gigi telah membunuh singa paling terkenal di dunia, Cecil. Dan hal tersebut membuat netizen di seluruh dunia geram bahkan marah, dan ada juga yang mengancam membunuh si pemburu tersebut.

Kini anak Cecil paling tua yang baru berusia enam tahun, Xanda, terbunuh di luar Taman Nasional Hwange di barat laut Zimbabwe--dekat tempat di mana Cecil mati mengenaskan. Siapa yang bertanggung jawab atas matinya Xanda?

Pihak berwenang dapat mengidentifikasi hewan tersebut--yang diyakini sebagai anak tertua Cecil--karena telah dilengkapi dengan tag elektronik.

Kematian Xanda pun diumumkan di halaman Facebook kelompok Taman Nasional Lions of Hwange. Kelompok tersebut menuliskan: "Xanda seorang jantan muda berusia 6,2 tahun dan memiliki beberapa anak. Kita tidak bisa percaya bahwa sekarang, 2 tahun sejak Cecil terbunuh, bahwa Xanda mengalami nasib yang sama."

Menurut Daily Telegraph, pria yang melakukan penembakan tersebut adalah Richard Cooke dari RC Safaris, dia menemukan tag di leher singa dan menyerahkannya kepada para periset usai membunuhnya.

Richard Cooke sendiri telah melakukan perburuan yang sah, dan Xanda yang berusia lebih dari enam tahun itu telah keluar dari taman di mana ia dilindungi dan kerap dipantau oleh tim pemerhati singa. Semuanya  peraturan yang ditetapkan telah dipenuhinya.

Namun pemerhati berharap ada sebuah zona eksklusi tiga mil di sekitar Taman Hwange, untuk menghentikan pemburu tanpa sengaja membunuh singa yang dipantau dan keluar dari batas-batasnya.

Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar