Sadis, Pengagum Rahasia Potong Tangan Siswi Sekolah

shares


Siswi dipotong tangannya di siang bolong.
Memiliki wajah cantik bisa jadi menarik perhatian banyak pria. Mereka bisa saja menyatakan cintanya secara langsung maupun tidak, bahkan tidak sedikit pria yang akhirnya hanya menjadi pengagum rahasia saja.

Tetapi ada juga pria yang rela mengikuti kemana pun kekasih impiannya tersebut pergi, meskipun dilakukan dengan sembunyi-sembunyi. Dan hal ini bisa menjadi aksi teror bagi wanita, bahkan sangat menakutkan apalagi jika sedang berjalan sendirian.

Hal inilah yang terjadi pada seorang gadis dengan nasib tragis, di mana pengagum rahasianya nekat melakukan aksi yang sangat keji. Di mana pelaku memotong tangannya, saat berbelanja di tempat umum. Bagaimana kejadiannya?

Dikutip dari Daily mail, seorang penguntit yang mengagumi seorang siswi berumur 15 tahun, tega memotong tangannya dengan pedang di sebuah pasar India yang sedang sibuk di siang bolong.

Serangan tersebut terjadi di pasar Lakhimpur Kheri, di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, saat korban berbelanja bersama adik laki-lakinya.

Gadis itu langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, di mana dokter mencoba menjahit kembali tangannya yang dipotong-potong.

Vinod Chaurasia, 19 tahun, dituduh menyerangnya dan diduga telah menguntit gadis itu selama beberapa bulan terakhir. Vinod yang bekerja di bengkel pengelasan, melihat gadis itu berbelanja dengan adik laki-lakinya pada hari Rabu sore, 23 Agustus.

Polisi mengklaim bahwa, dia mengikutinya untuk mencoba dan meyakinkan sanga gadis untuk menjadi kekasihnya tapi saat dia menolaknya, dia mengeluarkan pedang dan memotong tangannya.
Pengagum rahasia yang memotong tangan gadis.

Dia kemudian berulang kali memukulnya dengan pedang, tapi untungnya orang-orang di sekitarnya mencegahnya lalu menyerahkan pria ini ke polisi.

"Gadis tersebut dirujuk ke Lucknow untuk perawatan, karena dia berada dalam kondisi yang sangat kritis. Dia telah kehilangan banyak darah. Prioritas kami adalah kesehatan si gadis, yang masih kritis. Begitu kondisinya membaik, kami akan mencatat pernyataannya yang dengannya motif serangan bisa dipastikan dengan jelas," ucap seorang perwira polisi senior.

Kejadian mengejutkan tersebut terjadi beberapa hari setelah seorang gadis kecil ditikam sampai mati oleh penguntitnya, yang terjadi di Balia, Uttar Pradesh, saat dia dalam perjalanan ke sekolah.

Menguntit menjadi kejahatan serius setahun belakangan, setelah seorang siswa fisioterapi diperkosa secara brutal dalam sebuah bus yang berjalan di tahun 2012.

Pada tahun 2015, 6.238 keluhan tentang penguntitan dilaporkan, di mana 519 berasal dari Uttar Pradesh dan 1.123 dari ibukota nasional New Delhi.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar