Bikin Emosi, Nelayan Tangkap Lumba-lumba Putih Langka

shares

Lumba-lumba putih yang langka.
Lumba-lumba adalah salah satu hewan yang cukup bersahabat pada manusia. Bahkan, kini banyak digunakan sebagai terapi penderita keterbelakangan mental. Maka tidak heran, jika kita tidak ingin mengonsumsi lumba-lumba.

Layaknya hewan pada umumnya, lumba-lumba juga bisa memiliki kelainan kulit, salah satunya berwarna putih. Dan biasanya, hewan dengan warna putih ini cukup mencook di antara jenisnya sehingga kerap diburu.

Salah satunya nelayan yang satu ini, yang terekam menangkap lumba-lumba putih yang langka. Video yang kemudian menyebar di sosial media tentang perilaku nelayan ini pun, mengundang emosi warganet. Seperti apa aksi nelayan ini?

Pihak berwenang China telah menangkap seorang warga desa, setelah sebuah video menjadi viral yang ditonton hampir 20 juta orang, yang menunjukkan bahwa dia mengikat seekor lumba-lumba putih langka ke kapalnya, dan kemudian menggiring hewan tersebut ke pantai.

Lumba-lumba yang kemudian dikonfirmasi sebagai lumba-lumba putih Cina (Sousa chinensis), jenis spesies langka yang dikenal sebagai 'putri duyung' oleh penduduk setempat dan juga dijuluki 'panda laut' ini, sebenarnya dilindungi pemerintah.

Rekaman ponsel yang diambil di Ningde City di provinsi Fujian, China timur, menunjukkan hewan malang itu terlihat diikat ke sisi kapal nelayan.

Diyakini lumba-lumba ini telah ditangkap - sengaja atau tidak sengaja - di Laut Cina Timur dan kemudian dibawa kembali ke pantai, di mana penduduk setempat tampaknya tidak dapat mengidentifikasi spesies yang jarang terlihat ini.

Namun, alih-alih memanggil pihak berwenang atau menyerahkannya ke petugas, warga desa tersebut diduga membunuh lumba-lumba tersebut dan difilmkan memotong bangkainya di pantai.

Koalisi hak-hak hewan, Aliansi Cetacea China mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengkonfirmasikan bahwa pembantaian brutal telah terjadi, namun mengatakan bahwa penduduk desa tersebut mengklaim, bahwa dia telah menemukan hewan tersebut mati sebelum membawanya ke darat.

Biro Kelautan dan Perikanan Fujian mengatakan telah menahan penduduk desa, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai penyelidikan yang sedang berlangsung.

Lumba-lumba putih Tionghoa adalah spesies terlindungi kelas I di China - status yang sama diberikan pada panda raksasa (Ailuropoda melanoleuca), harimau Siberia (Panthera tigris altaica), macan tutul salju (Panthera uncia) dan lainnya.

Uni Internasional untuk Konservasi Alam mencantumkan lumba-lumba tersebut sebagai 'terancam' punah pada daftar merah komprehensif.

Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar