Melongok Nasib Tragis PSK Muda di Jepang Tempo Dulu

shares

Psk rendahan di simpan di dalam kandang.
Perdagangan budak dan wanita untuk dijadikan pelampiasan hawa nafsu, sudah terjadi sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan di Jepang sampai saat ini, industri film porno memang termasuk salah satu bisnis legal dan menjanjikan.

Ternyata, bukan saat ini saja wanita-wanita di Jepang dijadikan pelampiasan hawa nafsu. Sejak ratusan tahun lalu pun, mereka sudah terlihat dengan mudah menjajakan tubuhnya, dan menyebar ke seluruh penjuru negeri.

Kumpulan foto-foto di bawah ini memperlihatkan, bagaimana para wanita berpakaian kimono berwarna-warni menatap keluar dari tempat mereka yang seperti sebuah kandang. Apa yang membuat mereka harus berbuat seperti itu?
Nasib psk rendahan di Jepang tempo dulu.
Hal ini memberikan wawasan baru, tentang kehidupan psk muda di Jepang, tepatnya di Yoshiwara yang menghadapi puluhan tahun perbudakan.

Ini adalah salah satu distrik lampu merah yang cukup terkenal, yang didirikan pada tahun 1617 dengan tujuan untuk membatasi pelacuran ke daerah-daerah tertentu di Edo--yang sekarang dikenal sebagai Tokyo--yang mampu menampung lebih dari 100 rumah pelacuran di dalamnya.

Gambar langka ini yang diambil oleh seorang fotografer yang tidak dikenal, antara tahun 1890-an hingga 1900-an, berpakaian elegan, psk kelas tinggi berpose di luar kandang.

Namun, di antara foto-foto tersebut juga ada psk tingkat rendah, yang dipajang di kandang berjeruji kayu yang dikenal sebagai 'harimise.'
Rumah bordil tempat psk tingkat tinggi.
Gadis-gadis ini sering diperbudak oleh orang tua mereka sejak usia tujuh tahun. Gadis-gadis yang lebih beruntung, akan menjadi pelayan berpangkat tinggi atau elit. Namun, ini bukan kejadian biasa.

Anak perempuan yang berusia tujuh tahun ini, dipaksa melakukan hal tersebut untuk melunasi hutang keluarga. Kebanyakan dari mereka dijual oleh keluarga mereka yang miskin yang tinggal di pedesaan.

Seringkali, walaupun kontrak dengan rumah bordil hanya bisa bertahan antara lima dan sepuluh tahun, hutang keluarga mereka bisa sangat besar sehingga tetap bertahan di rumah bordil sepanjang hidup mereka.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar