Ngeri, Bocah Tiga Tahun Tunggangi Piton 7 Meter Seperti Kuda

shares

Bocah tunggangi piton 7 meter.
Ular piton adalah jenis ular yang tidak memiliki racun, namun mereka sangat ditakuti. Bukan hanya hewan yang menjadi mangsa potensinya, manusia pun harus takut terhadap ular yang satu ini karena memiliki kekuatan yang luar biasa.

Tidak ada yang berani mendekati ular piton besar, karena mereka bisa membunuh manusia dengan mudah, dan beberapa orang pernah merasakan hal yang menyakitkan, bagaimana mereka dibunuh dan ditelan oleh piton besar.

Tapi sebuah rekaman yang aneh dan mengerikan muncul, yang menunjukkan seorang balita berusia tiga tahun mengendarai ular piton raksasa saat banjir layaknya menunggangi kuda. Lantas bagaimana ia bisa melakukannya?

Dikutip dari Daily Mail, ular besar sepanjang 7 meter itu ternyata disimpan sebagai hewan peliharaan di rumah satu keluarga di provinsi Thanh Hoa, Vietnam utara.

Sementara banjir yang mengerikan melanda negeri ini minggu ini, yang menewaskan sedikitnya 54 orang dan menenggelamkan ratusan ribu rumah.

Tapi anak muda, bernama Truong, tidak dapat menahan kegembiraannya saat orang tuanya mengambil kesempatan untuk membiarkan ular itu bermain di air sedalam pergelangan kaki, di halaman rumah mereka di komune Ha Long, di distrik Ha Trung.

Dan balita yang tinggal bersama keluarga itu dengan segera melompat ke atas makhluk mematikan itu, dan mengunggang punggungnya sambil cekikikan di atas binatang seberat 80 kilogram itu.

Video tersebut kemudian beredar di media sosial, namun banyak netizen tidak percaya dan mengaku jika video tersebut adalah rekayasa - namun keluarga anak itu membalas dengan sebuah video yang membuktikan bahwa itu nyata.

"Dia berumur tiga tahun dan ular piton 80 kilogram. Keluarga telah memiliki piton selama empat tahun sebagai hewan peliharaan dan sangat lembut. Saat itu hari hujan dan airnya membanjiri tepi halaman. Jadi mereka menaruh ular piton itu ke sana untuk bermain dan bersantai," ucap bibi anak laki-laki itu, An Nguyen.

Berikut videonya:

Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar