Mendunia, Ular Piton 7 Meter yang Lilit Pria di Riau

shares

Ular piton raksasa di Riau.
Ular piton memang menakutkan, apalagi jika ukurannya sudah sangat besar. Beberapa bulan lalu juga tersiar kabar yang cukup menghebohkan dunia, di mana seorang pekerja di kebun sawit tewas di telan piton 7 meter.

Kini, seorang pria asal Riau juga harus berjibaku dengan piton berukuran sama yaitu 7 meter. Beruntung, pria ini memenangkan pertarungan yang melelahkan sampai mati melawan ular piton, yang membuatnya mengalami luka yang mengerikan.

Pria pemberani tersebut bernama Robert Nababan, di mana saat itu ia sedang dalam perjalanan pulang dari pekerjaaanya, saat melihat dua pejalan kaki berhenti di persimpangan jalan karena ada seekor ular piton raksasa.

Pria 37 tahun memutuskan untuk 'mengamankan' ular ini, hingga mereka pun terlibat dalam pertarungan yang mematikan dan melelahkan.

Setelah berjuang melelahkan dan berhasil membunuh reptil tersebut, ia kemudian dilarikan ke rumah sakit karena luka-lukanya yang serius dan harus dirawat.

Petugas keamanan ini bekerja di perkebunan kelapa sawit di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, dan sekarang berjuang untuk kehidupan di rumah sakit.

Berita ini pun sampai heboh dan tersiar ke luar negeri, dan membuat beberapa situs berita internasional menanggapinya. Salah satunya Dailymail, yang mengangkat berita ini di headline beritanya.

Sontak saja, para pembacanya pun dibuat ketakutan saat melihat sosok ulr piton raksasa tersebut. Hingga berita ini menjadi viral dan dibagikan lebih dari 4 ribu kali serta dikomentari hingga ratusan komentator.

Salah satunya akun bernama zebracrossing yang berkomentar: "Ini seperti sudah ada orang di dalamnya"

Akun lainnya dengan nama BuddyRue, menuliskan: "Ini mimp buruk bagi kita semua."

Banyak yang tidak percaya oleh berita tersebut, apalagi mereka tidak melihatnya secara langsung.

Namun ternyata, Indonesi masih menyimpan ratusan mungkin ribuan piton besar yang ada di alam liar. Tugas kita adalah menjaganya dan jika bertemu dengan ular piton, lebih baik menghindari atau melaporkannya ke petugas konservasi setempat agar bisa diselamatkan dan diamankan.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar