Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Jumat, 08 September 2017

Melongok Nasib Tragis PSK Muda di Jepang Tempo Dulu

Psk rendahan di simpan di dalam kandang.
Perdagangan budak dan wanita untuk dijadikan pelampiasan hawa nafsu, sudah terjadi sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan di Jepang sampai saat ini, industri film porno memang termasuk salah satu bisnis legal dan menjanjikan.

Ternyata, bukan saat ini saja wanita-wanita di Jepang dijadikan pelampiasan hawa nafsu. Sejak ratusan tahun lalu pun, mereka sudah terlihat dengan mudah menjajakan tubuhnya, dan menyebar ke seluruh penjuru negeri.

Kumpulan foto-foto di bawah ini memperlihatkan, bagaimana para wanita berpakaian kimono berwarna-warni menatap keluar dari tempat mereka yang seperti sebuah kandang. Apa yang membuat mereka harus berbuat seperti itu?
Nasib psk rendahan di Jepang tempo dulu.
Hal ini memberikan wawasan baru, tentang kehidupan psk muda di Jepang, tepatnya di Yoshiwara yang menghadapi puluhan tahun perbudakan.

Ini adalah salah satu distrik lampu merah yang cukup terkenal, yang didirikan pada tahun 1617 dengan tujuan untuk membatasi pelacuran ke daerah-daerah tertentu di Edo--yang sekarang dikenal sebagai Tokyo--yang mampu menampung lebih dari 100 rumah pelacuran di dalamnya.

Gambar langka ini yang diambil oleh seorang fotografer yang tidak dikenal, antara tahun 1890-an hingga 1900-an, berpakaian elegan, psk kelas tinggi berpose di luar kandang.

Namun, di antara foto-foto tersebut juga ada psk tingkat rendah, yang dipajang di kandang berjeruji kayu yang dikenal sebagai 'harimise.'
Rumah bordil tempat psk tingkat tinggi.
Gadis-gadis ini sering diperbudak oleh orang tua mereka sejak usia tujuh tahun. Gadis-gadis yang lebih beruntung, akan menjadi pelayan berpangkat tinggi atau elit. Namun, ini bukan kejadian biasa.

Anak perempuan yang berusia tujuh tahun ini, dipaksa melakukan hal tersebut untuk melunasi hutang keluarga. Kebanyakan dari mereka dijual oleh keluarga mereka yang miskin yang tinggal di pedesaan.

Seringkali, walaupun kontrak dengan rumah bordil hanya bisa bertahan antara lima dan sepuluh tahun, hutang keluarga mereka bisa sangat besar sehingga tetap bertahan di rumah bordil sepanjang hidup mereka.

Foto: dailymail.co.uk
Rabu, 07 Juni 2017

Kisah Rama, Jembatan yang Dibangun oleh Pasukan Monyet

Jembatan Rama di Google Maps. Foto: amusingplanet.com
Sebuah penampakan seperti sebuah jembatan, terlihat di Google Maps yang menghubungkan India dengan Sri Lanka. Jembatan tersebut dipercaya dibuat oleh pasukan monyet, yang dipertegas dalam sebuah cerita legenda Ramayana.

Dalam sebuah puisi epik yang berasal dari India, Ramayana, beberapa ribu tahun yang lalu, penulis bernama Valmiki berbicara tentang sebuah jembatan di atas lautan, yang menghubungkan India dan Sri Lanka.

Puisi ini menceritakan kehidupan pangeran Rama dan perjuangannya untuk menyelamatkan istrinya bernama Sita, yang diculik oleh raja iblis Ravana, yang disebutkan sebagai penguasa Sri Lanka saat itu. Lantas bagaimana pasukan monyet membangun jembatan ini?

Dalam pengasingan selama empat belas tahun di hutan, Rama mengorganisir sebuah pasukan yang terdiri dari monyet yang akan dibawanya ke Sri Lanka, di mana sebuah peperangan yang panjang terjadi.

Akhirnya, Ravana dikalahkan, dan Rama kembali ke rumah bersama istrinya untuk dinobatkan kembali menjadi raja.

Dalam cerita, ketika tentara Rama mencapai samudera yang terletak di pulau Sri Lanka, pasukan monyet membangun jembatan terapung di seberang laut dengan menuliskan nama Rama di atas batu, dan melemparkannya ke air.

Jika Anda melihat foto satelit di wilayah ini hari ini, Anda akan melihat sedikit tanda penghubung antara kedua negara. Jembatan Rama yang disebut Rama Setu, yang juga dikenal sebagai Jembatan Adam, adalah hamparan pasir shoal dan sandbank yang panjang dan  menghubungkan pulau Rameswaram di India dengan Pulau Mannar, di lepas pantai barat laut Sri Lanka.

Jembatan ini panjangnya sekitar 50 kilometer. Sebagian besar berada di bawah air. Namun berabad-abad yang lalu, jembatan ini menjadi penghubung antara India dan Sri Lanka yang terputus-putus.

Jalan setapak ini ada sampai akhir abad ke-15, dan bisa dilalui oleh manusia dengan berjalan kaki, sesuai catatan yang disimpan di kuil Rameswaram, hingga banjir besar terjadi.

Keberadaan jembatan tersebut telah dikenal di India dan juga Sri Lanka sejak berabad-abad, terbukti dari legenda yang diabadikan dalam legenda kuno Ramayana.

Banyak umat Hindu ortodoks menganggap keberadaan jembatan tersebut sebagai bukti Ramayana yang tak tergoyahkan, dan cerita-cerita yang digambarkan di dalamnya.

Pseudo-ilmuwan, teori konspirasi, dan teolog percaya bahwa jembatan itu sebenarnya dibangun oleh Rama dan tentara monyetnya. Ketika sebuah foto NASA di wilayah tersebut menunjukkan jalan setapak yang berkelok-kelok yang menghilang di kejauhan pada tahun 2002.

Meski ahli geologi telah berkali-kali mencoba untuk menghilangkan mitos, masih ada beragam pendapat dan kebingungan tentang sifat dan asal struktur ini.

Hal-hal menjadi sedikit memanas ketika Pemerintah India mengusulkan pengerukan Jembatan Rama untuk membuat rute pengiriman di selat dangkal antara India dan Sri Lanka.

Saat ini, kapal yang mencoba berlayar di antara pantai barat dan timur India harus mengelilingi Sri Lanka. Sehingga dengan pengerukan jembatan Rama ini diharapkan akan memotong jarak tempuh 400 kilometer dan juga menghemat waktu serta uang.

Namun, organisasi sayap kanan sangat menentang proyek tersebut dengan mengatakan bahwa jembatan tersebut adalah "monumen religius" dan tidak boleh dihancurkan.

Proyek ini sedang menunggu, tapi untuk alasan yang lebih koheren. Pemerhati lingkungan mengatakan bahwa pengerukan saluran akan menghancurkan karang, dan membahayakan cadangan ikan di daerah tersebut, yang membuang ekologi di wilayah tidak seimbang.
Relief di Candi Prambanan tentang kisah Ramayana.
Sebuah relief batu berukir di Candi Prambanan, di pulau Jawa, Indonesia mempertegas, jika monyet membantu Rama dengan membawa batu untuk membangun jembatan. Lantas apakah jembatan itu buatan manusia, monyet, atau faktor alam? Belum pernah diketahui lebih lanjut.
Senin, 13 Maret 2017

Air Terjun Niagara Dikeringkan, Mayat Pun Ditemukan

Air terjun Niagara kering. Foto: mashable.com.
Salah satu air terjun terkenal di dunia adalah Niagara, yang terletak di perbatasan antara Kanada dan Amerika Serikat. Lebih dari 6 juta kubik air permenit, melewati tiga lokasi air terjun yang berbeda lokasi.
Selasa, 20 Desember 2016

Pemburu Harta Karun Temukan Cincin Robin Hood, Harganya?

Cincin Robin Hood. Foto
Kita mengenal sosok Robin Hood dari tayangan film. Di mana tokoh ini kerap menyerang orang-orang kaya dan mengambil hartanya, yang kemudian memberikannya kepada rakyat miskin yang ada di sekitarnya.
Selasa, 25 Oktober 2016

Ditemukan 40 Bangkai Kapal di Dasar Laut, Apa Isinya?

Bangkai kapal. Foto
Peranan Laut Hitam begitu penting, karena menjadi penghubung antara Eropa tenggara dan Asia Kecil. Laut Hitam juga berbatasan dengan beberapa negara di antaranya, Bulgaria, Georgia, Rumania, Rusia, dan Turki.
Kamis, 20 Oktober 2016

Renovasi Rumah, Pasangan Ini Temukan Koper Penuh Uang

Koper penuh dengan uang. Foto
Mendapatkan harta karun mungkin menjadi impian bagi sebagian kita. Namun sulit sekali untuk mencari harta karun yang biasanya tersimpan di dalam tanah, tersembunyi di dalam gua, atau berada di pulau terpencil.
Senin, 22 Agustus 2016

Piramida Tertua di Dunia Berhasil Ditemukan

Piramida Kazakhstan. Foto
Membicarakan piramida, pikiran kita tertuju kepada negara Mesir. Bukan tanpa alasan, di sinilah piramida terbesar yang pernah ada ditemukan. Apalagi, piramida tersebut adalah warisan Firaun yang sangat terkenal.
Rabu, 13 Juli 2016

Melihat 'Indahnya' Kuburan Terbesar di Dunia Lewat Drone

Kuburan Wadi Al-Salam.
Mendengar kata kuburan, pikiran kita tertuju kepada hal-hal yang cukup menyeramkan. Apalagi banyak lokasi kuburan dijadikan tempat pengambilan film horor, baik film lokal maupun luar negeri.
Selasa, 05 Juli 2016

Mengitip 'Toilet Portabel' dari Abad Ke-19

Toilet portabel. Foto
Berwisata di pantai memang menyenangkan, apalagi jika kita mengajak teman, keluarga, dan sanak saudara. Banyak yang bisa kita lakukan di sana dari mulai bermain pasir, hingga berenang di air laut.
Rabu, 29 Juni 2016

Heboh Penampakan di Foto Jadul, Bisa Anda Tebak?



Foto jadul berumur 100 tahun. Foto
Semenjak kamera marak digunakan, banyak hal-hal yang tidak diinginkan terkuak. Mulai dari keindahan alam yang tersembunyi, hingga kegiaatan supranatural yang sulit untuk dijelaskan.