Berita Viral

Berita viral terkini dan menginspirasi

Senin, 23 April 2018

Berlian Langka Ditemukan di Dalam Meteorit, Ungkap Rahasia Tata Surya

loading...
Setiap hari bumi dihujani oleh puluhan bahkan ribuan meteor dan benda-benda angkasa lainnya. Namun sebagian besar habis terbakar di atmosfer, dan menciptakan cahaya indah terutama di malam hari.
Meteorit langka yang mengandung berlian unik.
Meteorit langka yang mengandung berlian unik.
Namun ada juga meteor yang berhasil mencapai permukaan bumi, bahkan menciptakan kawah yang lebar saat terjadi benturan. Tapi meteor yang satu ini cukup berharga, karena ternyata di dalamnya terdapat berlian yang sangat langka.

Meteorit yang jatuh ke Bumi satu dekade lalu ini, adalah bagian dari planet yang telah lama hilang, yang terbentuk di awal tata surya. Lantas apa saja yang bisa terungkap dari berlian di dalam meteorit ini?

Meteorit Almahata Sitta, yang mengandung intan mikroskopis ini, berasal dari planet embrionik misterius yang pernah mengitari matahari sekitar 4,5 miliar tahun lalu, kata para ahli.

Planet misterius ini sedikit lebih besar dari Merkurius, dan dihancurkan dalam tabrakan kosmik yang epik.

Kini, meteorit ini menjadi sangat berharga, karena berlian langka di dalamnya memberikan para ilmuwan sebuah ilmu mengenai pembentukan planet di tata surya.

Mereka percaya, jika dlu planet di tata surya umumnya berukuran seperti bulan dan Mars. Namun saling menghancurkan untuk membentuk planet-planet berbatu, yang kita lihat hari ini.

Meteorit ini diberi nama Almahitta Sitta karena lokasinya berada di Sudan, di mana ia meledak.

Para saksi di kota Wadi Halfa dan di perhentian kereta api di gurun Nubia, yang dikenal sebagai 'Stasiun Enam' atau Almahata Sitta dalam bahasa Arab, melaporkan bahwa mereka telah melihat 'bola api seperti roket' di langit pada saat itu.

Jenis meteorit yang sangat langka ini, dikenal sebagai ureilite. Salah satu famili utama meteorit dan berkisar dari beberapa gram hingga beberapa kilogram.

Sementara berlian di meteorit ini, memiliki kristal kecil di dalamnya, yang akan membutuhkan tekanan besar untuk terbentuk.

"Ada lebih dari 480 meteorit yang diklasifikasikan sebagai ureilites," kata peneliti utama Dr Farhang Nabiei dari Institut Teknologi Federal Swiss di Lausanne, kepada MailOnline.

"Ada banyak meteorit yang berasal dari Mars atau bulan. Namun, proto-planet spesifik ini telah dihancurkan pada awal tata surya dan itu unik sejauh ini. Simulasi pembentukan planet menunjukkan bahwa mereka adalah puluhan embrio planet dalam kisaran ukuran antara bulan dan Mars di awal tata surya," tambahnya.

Tim yang dipimpin Swiss berada di belakang temuan menggunakan teknik pemindaian yang kuat, yang disebut transmisi elektron mikroskop.

Mereka memeriksa kristal kecil yang tertanam di dalam berlian di meteorit, untuk membuat sebuah penemuan.

Penelitian menunjukkan bahwa, berlian harus terbentuk pada tekanan di atas 20 gigapascals, atau 197.385 kali tekanan atmosfer Bumi di permukaan laut.

Ini setara dengan miliaran ton batu yang mendorong turun dari atas, menghancurkan kekuatan yang begitu tinggi, yang pasti terjadi pada planet proto-planet Merkurius.

Dr Nabiei menambahkan: "Model pembentukan planet menunjukkan planet-planet terestrial terbentuk oleh pertambahan puluhan embrio planet berukuran Bulan ke Mars melalui dampak raksasa energetik."

Hampir 50 fragmen asteroid 83 ton dikumpulkan dari padang pasir di Sudan utara, yang jatuh pada Oktober 2008.

Baca Juga: Heboh Batu Hitam Bisa Lumerkan Paku, Begini Penjelasannya

Temuan lengkap diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.
Loading...

0 Komentar Berlian Langka Ditemukan di Dalam Meteorit, Ungkap Rahasia Tata Surya

Posting Komentar

Back To Top