Berita Viral

Berita viral terkini dan menginspirasi

Kamis, 17 Mei 2018

Dikira Teroris, Penggemar Deadpool Diringkus Polisi

Penggemar Deadpool dibekuk polisi dikira teroris
Penggemar Deadpool dibekuk polisi dikira teroris. Foto: dailymail.co.uk
Saat ini film Deadpool 2 telah tayang di bioskop-bioskop seputar kita di seluruh dunia. Dan tentunya banyak sekali orang yang menunggu-nunggu salah satu superhero ini, termasuk para penggemarnya.

Mereka bahkan ada yang sampai menggunakan gaya bahkan baju layaknya tokoh Deadpool, saat pergi ke bioskop. Namun, tentunya ini bisa jadi malapetaka, apalagi saat ini sedang ramai aksi terorisme di seluruh dunia.

Seperti yang dialami dua penggemar Deadpool ini, yang langsung diringkus di jalan yang cukup ramai oleh polisi. Lantas apa yang membuat polisi mengira mereka adalah pelaku terorisme?

Dikutip dari Daily Mail, Alessandro Botta dan kawannya Christian berencana menghadiri pemutaran film superhero baru di Locarno, Swiss, pada hari Senin, 14 Mei.

Pasangan itu bertemu di halte bus di dekat Lugano, di mana Christian sudah mengenakan kostum lengkap. Yang membuat Botta geli saat mengenakan pakaiannya.

Dua penggemar Deadpool memakai kostum idolanya
Dua penggemar Deadpool memakai kostum idolanya.
Ketika mereka berjalan ke rumah Botta untuk pergi ke bioskop, mereka tiba-tiba dikelilingi oleh polisi bersenjata lengkap, dan langsung diringkus.

Foto-foto yang dibagikan di media sosial menunjukkan, setidaknya lima petugas memborgol pasangan itu. Setelah memaksa mereka untuk berbaring tengkurap di jalan.

Botta mengatakan dia terkejut oleh reaksi polisi, terutama bahwa dia ditangkap saat mengenakan pakaian normal.

"Tak satu pun dari kami berpikir itu akan menjadi masalah. Saya tidak mengerti mengapa dan usaha saya untuk mengatakan kepadanya bahwa itu adalah kesalahpahaman tidak berguna," katanya

"Setelah ketegangan awal, polisi juga menyadari apa yang kami lakukan. Para petugas tertawa senang tentang itu," tambahnya.

Setelah sekitar satu jam di kantor polisi, teman-temannya dibebaskan, tetapi Christian didenda di bawah hukum larangan burqa di Swiss. Dan harus memperlihatkan wajah di muka umum.

Polisi Lugano mengatakan, mereka saat itu menanggapi laporan seseorang jika ada orang yang membawa senapan, yang merupakan bagian dari kostum Deadpool.

Tingkat keamanan meningkat setelah serangan teroris di seluruh Eropa, dan penangkapan seorang anak berusia 19 tahun yang merencanakan pembantaian sekolah di daerah yang sama Kamis lalu.

Baca Juga: Heboh Bayi Kylie Jenner Mirip Pengawalnya yang Ganteng

Botta mengatakan, itu meyakinkan bahwa polisi menanggapi laporan begitu cepat, bahkan jika kali ini adalah peringatan palsu.
Loading...

0 Komentar Dikira Teroris, Penggemar Deadpool Diringkus Polisi

Posting Komentar

loading...
Back To Top