Karyawan Pria Berbaris untuk Ditampar oleh Manajer Wanita

Manajer menampar karyawannya
Manajer menampar karyawannya.
Seorang manajer tentu memiliki kewenangan penuh atas tugas yang akan diberikan kepada bawahannya. Termasuk dalam memberikan hukuman, jika pekerja tersebut melakukan kesalahan atau tidak mencapai target yang diinginkan.

Namun biasanya, mereka akan memberikan hukuman yang wajar. Tapi hukuman sampai pemutusan hubungan kerja atau PHK bisa saja diberikan kepada bawahannya dengan alasan tertentu.

Tapi baru-baru ini, beredar sebuah video klip yang cukup mengejutkan. Di mana menunjukkan enam karyawan laki-laki berdiri di garis lurus, dan ditampar wajahnya oleh manajer wanita. Apa yang sebenarnya terjadi?

Video itu berasal dari sebuah rapat tim, yang diselenggarakan oleh perusahaan real estate di Yichang, provinsi Hubei. Menanggapi kontroversi atas rekaman itu, perusahaan yang tidak disebutkan namanya itu mengklaim bahwa, enam orang "sukarela" untuk menerima hukuman, setelah gagal memenuhi tanggung jawab mereka sebagai karyawan.

Perusahaan juga mengklaim bahwa, manajer wanita itu hanya "melakukan kewajiban," meskipun dia jelas menampar dengan kuat. Setelah dia selesai, tepuk tangan bergemuruh dari karyawan lain di ruangan tersebut.

Sebuah vdeo klip juga muncul dari pertemuan yang sama, yang menunjukkan lebih dari selusin pekerja dipaksa merangkak di dalam lingkaran di lantai sambil bernyanyi.

Sayangnya bagi pekerja Cina, ditampar harus diterima untuk mempertahankan pekerjaan.

Baca Juga: Heboh Gadis-gadis di Jepang Menginjak Orang Asing

Memang, tidak ada batasan bagi perusahaan di Cina akan memaksakan pekerjanya atas nama "semangat perusahaan" dan memenuhi target penjualan.
Loading...

Mei 09, 2018 - 10 komentar

10 komentar untuk Karyawan Pria Berbaris untuk Ditampar oleh Manajer Wanita.


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar
.

Giliran direktur nampar manajer ya

Balas Hapus
.

Dalam prosesi/tradisi menampar merupakan sebuah motivasi betapa sakitnya dlm melakukan tugas.
Didalam dunia bisnis rasa 'sakit' harus dilewati dalam meraih kesuksesan.
Demikian juga pada saat diwisuda atau menerima sebuah tanggung jawab, 'ditampar' menjadi salah satu prosesi sebagai lambang rasa sakit dan tanggung jawab yg harus dijalankan.

Balas Hapus
.

waw....anda luar biasa.....!

Balas Hapus
.

orang gila masa memaksa org utk meningkatkan penjualan. ya kalau daya beli konsumen menurun apa lantas kita harus memaksa maksa org utk beli produk kita....?

Balas Hapus
.

semstinya perusahaan juga harus tau daya beli seperti apa tidak bisa memaksakan target perusahaan terlalu tinggi, kalo memang daya beli sedang melemah apa yg bisa di perbuat sbagai salesman,

Balas Hapus
.

ini krn hanya dunia tujuan utamanya

Balas Hapus
.

laporin ajahhhhhh kepihak yang berwajib......

Balas Hapus
.

Nggak juga harus dengan FISIK kali Pak.....nanti klo salah satunya dendam...di bales dgn kekerasan FISIK, yg dipolisikan sapa..? karywannyakan..? dengan alasan.."dendam krna pernah ditampar "....he...he...so..be smartlah...masih banyak jalan ke roma...bukan harus dengan FISIK....

Balas Hapus