Berita Viral

Berita viral terkini dan menginspirasi

Jumat, 08 Juni 2018

Curiosity Temukan Blok Bangunan Organik di Mars, Ada Kehidupan?

Curiosity milik NASA di planet Mars
Curiosity milik NASA di planet Mars. Foto: dailymail.co.uk
Misteri kehidupan di Planet Mars masih menjadi salah satu topik menarik di kalangan ilmuwan. Apalagi usah rover Curiosity dari NASA menjelajahi planet merah tersebut. Dan banyak hasil foto-foto yang telah dikirimkan ke Bumi.

Bahkan tidak sedikit dari kalangan pengamat luar angkasa percaya, jika di Mars pernah ada kehidupan dan masih ada kehidupan. Bahkan beberapa foto memperlihatkan, jika terdapat benda-benda yang mirip dengan yang digunakan manusia.

Kini, Curiosity telah menemukan bukti terbaik bahwa kehidupan mungkin pernah ada di Mars. Bukti tersebut berupa bangunan organik yang dipercaya dibuat oleh makhluk hidup. Seperti apa penampakannya? Simak di tautan ini.

Dalam dua studi terpisah mengenai data yang dikumpulkan di Planet Mars dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mengidentifikasi sumber bahan organik yang berlimpah di dasar danau kuno, dan menelusuri beberapa metana atmosfer planet ini.

Hasil terobosan akan membantu memandu pencarian kehidupan mikroba, dan meningkatkan pemahaman kita tentang proses cuaca musiman di Mars.

"Kemungkinan dapat menemukan tanda-tanda kehidupan kuno dengan misi masa depan, jika hidup pernah hadir, hanya ada," kata ilmuwan proyek Curiosity, Ashwin Vasavada dari Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California.

NASA mengungkapkan rincian tentang temuan terbaru dalam konferensi pers, pada Kamis sore, 7 Juni.

Sementara pengumuman itu mungkin bukan deteksi kehidupan itu sendiri. Tetapi mencari faktor-faktor alamat yang 'mendasar bagi pencarian kita untuk kehidupan,' jelas Paul Mahaffy, direktur Divisi Ekstraksi Tata Surya di NASA Goddard Space Flight Center, selama konferensi berlangsung.

Molekul organik biasanya mengandung karbon dan hidrogen, juga nitrogen dan elemen lainnya.

Molekul-molekul ini biasanya terkait dengan kehidupan di Bumi, tetapi juga dapat dibuat melalui proses non-biologis.

Molekul-molekul yang diidentifikasi dalam sampel Curiosity ditemukan di bebatuan dari danau kuno, dijelaskan penulis utama dan astrobiologis Dr Jennifer L. Eigenbrode.

Sampel yang diekstrak dan dipanaskan dari Mojave dan Confidence Hills di Gale Crater - keduanya diketahui mengandung batu-batu mudap yang berumur sekitar tiga miliar tahun.

Ini mengungkap keberadaan molekul yang menyerupai batuan sedimen kaya-organik yang ditemukan di Bumi, menurut tim, termasuk thiophenes, benzena, toluena, dan rantai karbon kecil, seperti propana atau butena.

"Molekul-molekul organik itu mungkin berasal dari kehidupan. Tetapi kita tidak tahu bahwa pernah ada kehidupan di Mars. Jadi molekul spesifik itu bukan bukti kehidupan," kata Eigenbrode.

Sebaliknya, sang peneliti menjelaskan, molekul-molekul ini dapat dilacak pada sumber-sumber non-kehidupan, seperti meteorit.

"Danau itu telah ada untuk waktu yang lama - ratusan ribu, mungkin jutaan tahun. Bahan organik dapat masuk ke danau itu melalui sungai, mereka dapat tertiup angin, atau mereka dapat terbentuk di danau itu sendiri melalui biologi," Eigenbrode melanjutkan.

Menurut para peneliti, molekul-molekul ini terdeteksi di Mars berbeda dengan karbon sidechain tunggal dari yang terlihat di Bumi, menunjukkan mereka mungkin fragmen molekul organik yang lebih besar.

Sampel batuan dianalisis dengan Curiosity's Sample Analysis di Mars (SAM) instrumen suite, yang memanaskannya hingga lebih dari 900 derajat Fahrenheit (500 derajat Celcius), untuk melepaskan molekul organik sebagai gas.

Penemuan terbaru ini bukan berarti telah menemukan bukti kehidupan kuno di Mars, tapi itu adalah langkah yang menjanjikan dari misi yang akan datang.

Selain penemuan bahan organik, data Curiosity juga mengungkapkan petunjuk baru tentang asal-usul metana misterius Mars.

Sementara metana diketahui ada di atmosfer Mars yang sedikit, bagaimana ia bisa sampai di sana tetap menjadi misteri.

Di Bumi, senyawa ini terkait dengan sumber-sumber biologis - yang berarti sangat terkait dengan keberadaan kehidupan.

Tetapi di Mars, para ilmuwan telah mengusulkan banyak proses abiotik lain yang dapat menimbulkan metana yang dipertanyakan.

Menurut NASA, metana itu mungkin dihasilkan melalui kimia air-batuan yang mungkin menghasilkan metana - tetapi, para ilmuwan juga mengatakan mereka tidak dapat mengesampingkan kemungkinan asal-usul biologis.

Setiap potongan teka-teki baru merupakan langkah penting dalam pencarian kehidupan Mars kuno.

Baca Juga: Pria yang Mengaku dari Tahun 2030 Lolos Tes Kebohongan

"Apakah ada tanda-tanda kehidupan di Mars? Kami tidak tahu, tetapi hasil ini memberi tahu kami bahwa kami berada di jalur yang benar," kata Michael Meyer, ilmuwan utama untuk Program Eksplorasi Mars NASA, di Markas NASA.
Loading...

0 Komentar Curiosity Temukan Blok Bangunan Organik di Mars, Ada Kehidupan?

Posting Komentar

loading...
Back To Top