Berita Viral

Berita viral terkini dan menginspirasi

Selasa, 26 Juni 2018

Kisah Pria Hidup 29 Tahun di Pulau Terpencil Tanpa Pakaian

Masafumi Nagasaki, pria ya hidup sendirian di pulau terpencil
Masafumi Nagasaki, pria ya hidup sendirian di pulau terpencil.
Mungkinkah manusia hidup sendiri di sebuah pulau terpencil? Jawabannya bisa saja, asalkan memiliki keahlian dalam bertahan hidup. Dan juga tahu, mana tumbuhan atau hewan yang bisa dimakan atau tidak.

Selain itu, manusia juga harus kuat agar bisa menghindari hewan pemangsa, yang bisa saja ada di sekitarnya. Namun, di zaman modern seperti saat ini, sedikit sekali manusia yang bisa hidup dalam kesendirian di sebuah pula terpencil.

Tetapi tidak bagi pria bernama Masafumi Nagasaki, yang menjadi manusia satu-satunya penghuni pulau Sotobanari. Bahkan, ia  hidup selama 29 tahun lamanya di sana. Lantas bagaimana ia bisa bertahan hidup di pulau tersebut?

Dikutip dari Daily Mail, pria ini hidup dalam kesendirian sejak tahun 1989. Dan dikenal sebagai 'pertapa telanjang' setelah ditemukan oleh seorang pelancong, yang menulis tentang orang-orang yang terbuang.

Alvaro Cerezo mengatakan kepada news.com.au, jika Nagasaki digusur setelah seseorang menemukannya di pulau itu dan ia tampak 'lemah'.

Polisi pun dipanggil, dan dia telah dibawa untuk tinggal di sebuah rumah pemerintah, yang berjarak 60 kilometer jauhnya di kota Ishigaki.

Cerezo menambahkan, kesehatannya baik-baik saja dan dia 'mungkin hanya terserang flu' ketika dia ditemukan. Nagasaki kini dia tidak lagi diizinkan untuk kembali ke pulau tersebut.

Cerita Nagasaki ini pertama kali terungkap pada tahun 2012.

Dia menghindari hidup dengan masyarakat, pada awal tahun sembilan puluhan. Dan memilih untuk mendirikan rumah di pulau kecil Sotobanari di mana tidak ada air yang mengalir.

Pulau ini terpencil, yang hanya memiliki lebar satu kilometer. Di mana pulau ini berada di prefektur Okinawa di Jepang, dan terletak lebih dekat ke Taiwan daripada Tokyo.

Arus yang mengelilingi pulau berbentuk ginjal, sehingga sangat berbahaya bagi nelayan lokal untuk menebarkan jala di daerah tersebut.

Sebelumnya ia bekerja di industri hiburan, lalu memutuskan untuk 'pensiun' dari peradaban.

"Saya tidak melakukan apa yang masyarakat katakan pada saya, tetapi saya mengikuti aturan dunia alami. Anda tidak bisa mengalahkan alam sehingga Anda hanya harus mematuhinya sepenuhnya," katanya.

Dia akan bepergian ke pulau terdekat dengan menggunakan uang, yang dikirim dari keluarganya untuk mendapatkan air dan makanan pokok.

Sementara air untuk mandi dan bercukur berasal dari hujan, yang terperangkap dalam alat memasak. Setahun setelah ia tinggal di sana, pakaiannya terbawa semua oleh angin topan. Sehingga ia benar-benar hidup telanjang di pulau tersebut.

"Berjalan telanjang tidak benar-benar cocok dengan masyarakat normal, tetapi di sini di pulau itu terasa benar, itu seperti seragam," tambahnya.

Dia akan menghabiskan setiap hari berada di bawah sinar matahari, membersihkan kemahnya dan berusaha menghindari gigitan serangga. Pulau itu juga ingin menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca Juga: Meninggal, Anak Kubur Ayahnya di Dalam Mobil BMW Rp1,2 Miliar

"Mencari tempat untuk mati adalah hal yang penting untuk dilakukan, dan saya telah memutuskan di sini adalah tempat bagi saya," katanya.

Loading...

0 Komentar Kisah Pria Hidup 29 Tahun di Pulau Terpencil Tanpa Pakaian

Posting Komentar

loading...
Back To Top