Berita Viral

Berita viral terkini dan menginspirasi

Senin, 27 Agustus 2018

Kerutan di Dahi Ini yang Jadi Salah Satu Gejala Penyakit Jantung

Kerutan di dahi mungkin akan kita anggap sepele. Kebanyakan kita akan menganggapnya sebagai salah satu ciri dari penuaan. Ya, memang salah satu ciri dari penuaan yang akan kita alami adalah adanya kerutan di dahi.

Kerutan di dahi
Kerutan di dahi. Gambar: newsreach.in
Tetapi siapa sangka, jika kerutan di dahi juga bisa jadi salah satu gejala penyakit jantung. Hal ini telah diperingatkan oleh para peneliti, jika kerutan di dahi adalah tanda awal atau gejala penyakit kardiovaskular.

Sebuah penelitian yang dipresentasikan di Kongres European Society of Cardiology (ESC) di Munich menemukan bahwa, kerutan di dahi lebih dari sekedar tanda penuaan yang terlihat di wajah. Lantas kerutan seperti apa yang berbahaya dan harus kita waspadai?

Para peneliti mengatakan, kerutan dapat dikaitkan dengan aterosklerosis, yaitu pengerasan arteri karena penumpukan plak. Aterosklerosis adalah penyumbang utama serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.

Perubahan protein kolagen - yang memberi struktur pada rambut, kulit dan kuku kita - dan stres oksidatif tampaknya memainkan peran baik dalam atherosclerosis dan keriput di wajah.

Studi ini menyarankan, pembuluh darah kecil di dahi mungkin lebih sensitif terhadap plak. Yang berarti, keriput bisa menjadi tanda penuaan pembuluh darah.

Para ilmuwan menganalisis sebanyak 3.200 orang dewasa, yang bekerja yang semuanya sehat berusia antara 32, 42, 52 dan 62 tahun.

Mereka diberi nilai, tergantung pada jumlah dan kedalaman kerutan di dahi mereka. Skor nol berarti tidak ada kerutan, sementara skor tiga berarti 'banyak kerutan'.

Para peserta yang mengikuti penelitian ini selama 20 tahun memperlihatkan, 233 meninggal karena berbagai penyebab.

Pada akhir penelitian, 15,2 persen memiliki skor dua dan tiga kerutan. Dan 6,6 persen memiliki skor satu kerutan dan 2,1 persen tidak memiliki kerutan.

Para penulis menemukan bahwa, orang dengan skor kerutan besar memiliki risiko yang lebih tinggi untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular, daripada orang yang tidak memiliki kerutan.

Mereka yang memiliki skor kerut dua dan tiga, memiliki hampir 10 kali risiko kematian dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki skor kerut nol. Setelah penyesuaian untuk usia, jenis kelamin, pendidikan, status merokok, tekanan darah, denyut jantung, diabetes dan tingkat lipid.

Peneliti studi Yolande Esquirol, profesor kesehatan yang bekerja di Center Hospitalier Universitaire de Toulouse di Perancis, mengatakan: "Kami meneliti kerutan dahi sebagai penanda karena sangat sederhana dan mudah dilihat. Hanya dengan melihat wajah seseorang, maka kita bisa memberi saran untuk menurunkan risiko."

Dia mengatakan bahwa, saran dapat mencakup perubahan gaya hidup, lebih banyak olahraga atau makan makanan yang lebih sehat.

Baca Juga: Kisah Tragis di Balik Empat Balon yang Ditanam di Wajah

Risiko penyakit jantung meningkat seiring bertambahnya usia, tetapi gaya hidup dan intervensi medis dapat mengurangi bahaya tersebut. Tantangannya adalah mengidentifikasi pasien berisiko tinggi sedini mungkin, untuk membuat perbedaan.
Loading...

0 Komentar Kerutan di Dahi Ini yang Jadi Salah Satu Gejala Penyakit Jantung

Posting Komentar

loading...
Back To Top