Berita Viral

Berita viral terkini dan menginspirasi

Sabtu, 08 September 2018

Video, Tiga Orang Murid Tersetrum Dekat Tiang Listrik Saat Banjir

Hujan saat ini mulai terjadi di beberapa wilayah di dunia, bahkan banyak kota yang terkena banjir akibat hujan deras. Bagi sebagian besar orang tentu akan menghindari aktivitasnya saat hujan ini terjadi.

Namun ada juga mereka yang masih harus beraktivitas, bahkan saat banjir terjadi. Tapi ada satu hal yang harus menjadi pelajaran bagi kita, untuk menjauhi sumber listrik. Terutama tiang listrik yang menjadi pemandangan umum di jalan.

Pelajar tersetrum listrik saat banjir.
Pelajar tersetrum listrik saat banjir.
Bukan tanpa alasan, tiga pelajar ini yang harus membayar mahal saat berjalan di dekat tiang listrik. Di mana dua pelajar berhasil selamat, namun satu lagi harus meregang nyawa. Dan kejadian ini pun terekam kamera pengawas.

Baca Juga: Operasi Plastik Bibir Gagal, Reaksi Wanita Ini Bikin Gempar Netizen

Kejadian nahas ini terjadi di Quinta Colonial, Meksiko. Di mana saat ini kota tersebut diguyur hujan lebat.

Dalam kamera terlihat seorang pelajar berjalan dengan perlahan-lahan. Dan saat mendekati tiang listrik ia mendapatkan kejutan dari aliran listrik yang besar, yang mmebuat tubuhnya langsung ambruk seketika.

Melihat hal tersebut satu orang pelajar mencoba menolongnya, namun nahas ia juga tersengat listrik dan langsung tak sadrkan diri. Melihat kedua pelajar tidak sadarkan diri dan takut tenggelam, satu lagi pelajar mencoba menolongnya.

Dan lagi lagi ia pun jatuh pingsan akibat sengatan listrik. kemudian datang warga sekitar, yang mencoba menarik satu pelajar. Ia pun dengan berhati-hati mengambil satu di antara mereka. Dan ia berhasil. Kemudian ada warga lain yang menolongnya, san berhasil ditarik.

Namun nahas, satu pelajar tidak bisa diselamatkan dan ia dinyatakan tewas.

Video ini pun menjadi viral saat diunggah di situs liveleak.com. Berikut videonya:

Loading...

0 Komentar Video, Tiga Orang Murid Tersetrum Dekat Tiang Listrik Saat Banjir

Posting Komentar

loading...
Back To Top