Arkeolog Temukan Jejak Kaki Manusia dari 29.000 Tahun yang Lalu

Banyak ilmuwan yang masih bertanya-tanya, apakah Adam manusia pertama yang menginjakkan kakinya di Bumi? Apalagi mereka kerap mencari bukti, akan kehidupan manusia dari ribuan tahun yang lalu, termasuk dari Zaman Es.

Dan ternyata pencarian mereka tidak sia-sia. Di Catalan Bay Sand Dunes di Gibraltar, para ilmuwan menemukan serangkaian jejak kaki manusia purba yang menunjukkan bagaimana hewan-hewan eksotis dulu hidup bersama.

Jejak kaki manusia purba.
Jejak kaki yang ditemukan, yang diyakini berasal dari 29.000 tahun yang lalu, termasuk tanda-tanda yang ditinggalkan oleh Rusa Merah, Ibex, Aurochs, Macan Tutul, dan Gajah yang berujung lurus. Namun, di samping ini, ada satu set jejak kaki manusia purba.

Baca Juga: Siswa Dipaksa Makan Makanan Sisa dari Tong Sampah Saat Pelatihan Militer

Dikutip dari express.co.uk, jejak kaki ini berasal dari manusia neanderthal. Dan para peneliti dikonfirmasi dari Museum Nasional Gibraltar bersama rekan-rekan dari Spanyol, Portugal dan Jepang.

Dengan menganalisis jejak kaki leluhur kita, para ahli telah menentukan bahwa orang ini setinggi 106-126 centimeter, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Quaternary Science Reviews.

Jika itu adalah jejak kaki manusia purba atau neanderthal, itu adalah jejak kaki kedua sepupu kita yang pernah ditemukan di Eropa. Di samping jejak kaki yang ditemukan di Gua Vartop di Rumania.

Gibraltar diyakini sebagai tempat terakhir yang dihuni manusia Neanderthal, sebelum mereka punah sekitar 25.000 tahun yang lalu.

Para ahli percaya bahwa, manusia Neanderthal selamat di Gua Gorham, juga di Gibraltar, sampai saat itu. Dan jika jejak kaki itu milik mereka, dan bukan manusia, itu akan bertepatan dengan waktu timeline para peneliti.

Para ilmuwan pertama kali mulai menggali situs tersebut sepuluh tahun yang lalu, dan daerah itu memiliki jejak kaki kuno yang terpelihara dengan baik, karena pernah tertutup lapisan es tebal selama glasiasi terakhir.

Menteri Warisan Budaya John Cortes MP berkomentar:

"Ini adalah penelitian luar biasa dan memberi kami wawasan yang luar biasa tentang komunitas satwa liar di masa lalu Gibraltar.

Kita semua harus meluangkan waktu sejenak untuk membayangkan pemandangan ketika hewan-hewan ini berjalan melintasi lanskap kita. Ini membantu kita memahami pentingnya menjaga warisan kita.

Saya mengucapkan selamat kepada tim peneliti, karena mengungkap bukti tersembunyi yang menakjubkan dari masa lalu di tanah kami."

Baca Juga: Bongkahan Emas Terbesar di Dunia Berhasil Ditemukan, Beratnya 89 Kg

Penelitian masih terus dilakukan, untuk mendukung penemuan tersebut.
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Arkeolog Temukan Jejak Kaki Manusia dari 29.000 Tahun yang Lalu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel