Wanita Operasi 'Tanduk Badak' di Kepalanya, Isinya Ternyata Ini

Sesuatu kadang tumbuh di bagian-bagian tubuh kita, dan tidak tahu apa penyebabnya. Bahkan, banyak orang yang enggan datang ke dokter, dan membiarkannya terus berkembang hingga akhirnya menyulitkan pergerakan kita.

Kadang, kita juga tidak mau ke dokter karena mereka sering menyarankan operasi untuk menghilangkannya. Salah satunya dialami wanita ini, yang memiliki tanduk di kepalanya dan membiarkannya tumbuh selama satu tahun lebih.

Tanduk badak di kepala wanita.
Namun saat pergi ke dokter Pimple Popper, ia pun terpaksa melakukan operasi kecil untuk menghilangkannya. Bahkan dokter harus bergulat dengan 'tanduk badak' yang tumbuh di kepala wanita ini. Dan isinya ternyata ini.

Wanita bernama Lisa dari Connecticut pergi ke dokter Pimple Popper atau namanya Dr Sandra Lee. Dan ia telah hidup dengan 'tanduk badak' selama lebih dari setahun. Ia sangat malu dengan hal itu, sehingga menunda rencana pernikahannya.

Baca Juga: Arkeolog Temukan Jejak Kaki Manusia dari 29.000 Tahun yang Lalu

"Itu tumbuh setiap hari. Kadang-kadang menyakitkan. Ini tumbuh dari bagian yang sangat lembut. Itu tanduk, pada dasarnya. Seperti badak - itu tanduk yang keras," ucap Lisa dikutip dari Daily Mail.

Bagian itu keras seperti tanduk, yang menyebabkan banyak rasa sakit pada Lisa. Itu berdampak pada emosionalnya.

Dalam pengakuan emosionalnya, Lisa mengaku kepada Dr Sandra Lee bahwa pertumbuhan 'tanduk badak'-nya juga mengkhawatirkan. Ia takut itu jauh lebih jahat daripada yang terlihat.

"Aku khawatir apa yang bisa terjadi, ketakutan terburukku adalah kanker," kata Lisa.

Tetapi tidak butuh waktu lama bagi ahli kulit ini, untuk meredakan kekhawatiran Lisa. Dokter dengan cepat mendiagnosis benjolan itu sebagai 'cutaneous horn' - Bagian keras dari kulit, yang terbuat dari sel darah putih yang menumpuk.

"Aku pernah melihat tanduk kulit sebelumnya, tapi tentu saja ini yang terbesar yang pernah kulihat," kata Dr Lee

Lisa akhirnya bisa bernapas lega, ketika 'tanduk badak' itu diangkat - dan bukan kanker yang ditakutkannya.

Baca Juga: Anak Kecil Bermain dengan Piton di Jawa Timur Hebohkan Netizen Dunia

"Aku tidak tahu mengapa aku menunggu begitu lama. Aku melewatkan banyak hal selama setahun terakhir, untuk sesuatu yang hanya membutuhkan waktu tiga puluh menit," tambahnya.

Berikut videonya:


Comments