Lamaran Pernikahan Romantis Menjadi Viral, Pasangan Ini Digelandang ke Kantor Polisi

Melakukan lamaran pernikahan yang romantis tentu ditunggu-tunggu oleh seorang wanita. Apalagi jika keduanya sudah menjalin hubungan dalam waktu yang cukup lama. Dan ini adalah langkah awal menuju pernikahan.

Nyatanya, hanya sedikit pria yang melakukan lamaran pernikahan romantis. Apalagi jika dilakukan di tempat umum, tentunya akan menjadi sebuah kenangan yang tidak pernah terlupakan bagi wanita.

Tetapi berbeda dengan yang dialami oleh pasangan kekasih ini, usai lamaran pernikahannya menjadi viral. Mereka justru digelandang ke kantor polisi, mengapa bisa demikian apakah ada yang salah?

melamar kekasih di mal berujung penjara

Sebuah video pendek yang dibagikan di Twitter, telah ditonton lebih dari 3 juta orang. Di mana video itu memperlihatkan lamaran pernikahan yang mengharukan di Teheran, Iran.

Klip menunjukkan pria meletakkan cincin di jari pasangannya, sebelum melakukan perayaan. Terlihat terkejut, wanita itu kemudian memeluknya dan sorak-sorai muncul dari kerumunan.

Tapi itu bukan akhir yang bahagia, karena pasangan itu ditangkap oleh polisi segera setelah itu.

Wakil kepala polisi Arak, Mostafa Norouzi, mengatakan kepada Shahrvand Daily bahwa ini tidak dapat diterima. "Untuk melakukan apa pun yang umum di tempat lain di dunia dan mengabaikan adat istiadat, budaya dan agama tidak boleh di Iran," ucap mereka.

Norouzi menambahkan bahwa "pelanggaran yang dilakukan pasangan ini sangat jelas".

Polisi sejak itu mengatakan pasangan itu telah dibebaskan dengan jaminan.

Berhubungan antara jenis kelamin dan menampilkan kasih sayang di publik sangat dibatasi, oleh hukum Islam Iran.

Wartawan bernama Sobhan Hassanvand, menambahkan bahwa pasangan itu ditangkap karena itu "budaya Barat yang dekaden".

Lebih dari 3 juta orang telah melihat video sejak itu diposting.

"Gila, tindakan yang normal di hampir seluruh dunia tetapi tidak normal di Iran," tulis seseorang.

Lain berkomentar: "Bagaimana kamu bisa ditangkap untuk itu."

Dan yang ketiga menambahkan: "Orang-orang miskin, alih-alih merayakan, mereka harus menyelamatkan diri sambil menangis."

Berikut videonya:

Comments