Berdarah, Lengan Monyet Ini Masuk ke Dalam Botol Plastik

Sampah plastik menjadi salah satu permasalahan dunia saat ini, yang harus segera diselesaikan. Pasalnya, setiap tahun sampah plastik yang bermuara di laut kian meningkat. Bahkan salah satunya menyebabkan kematian ikan-ikan.

Baru-baru ini, seekor paus yang mati di tepi pantai dilakukan otopsi. Dan benar saja, di perutnya ditemukan beragam sampah plastik yang tidak mungkin dicerna. Bahkan banyak sekali sampah plastik yang berbahaya dan menjadi racun.

monyet yang hidup dengan botol plastik

Tidak hanya di laut saja, di darat pun demikian. Banyak hewan yang harus mati akibat mengonsumsi plastik tanpa disengaja. Bahkan, beberapa hewan terjebak dengan plastik di tubuhnya. Salah satunya monyet malang ini.

Baca Juga: Video Mengerikan, Saat Kuda Nil 'Makan' Anak Rusa Kudu di Sungai

Ini adalah saat yang memilukan, ketika seekor monyet liar ditemukan dengan botol plastik yang telah tertancap di lengannya selama empat minggu.

Primata berusia dua tahun, yang dijuluki Kuad Nom, telah berusaha menjangkau ke dalam botol untuk mendapatkan susu kering, yang dilemparkan ke tanah oleh para wisatawan di tempatnya di Chonburi, Thailand timur.

Tapi tangannya kemudian tidak bisa dikeluarkan, dan ujung-ujung botol plastik yang tajam secara bertahap memotong kulit.

Monyet itu ditemukan dengan pergelangan tangan kirinya meradang dan berdarah. Kakinya tidak bisa dilihat di dalam botol karena ditutupi dengan kotoran dan darah.

Penduduk desa bernama Thanachot Pattanasrikul, mengatakan bahwa Kuad Nom, yang berarti botol susu di Thailand, telah membawa botol kotor selama lebih dari sebulan.

Belum ada upaya penyelamatan terhadap hewan yang satu ini. Namun saat ini videonya menjadi viral di Youtube, dan banyak netizen yang bersimpati kepadanya.

Baca Juga: Dua Hyena Diserang Kelompok Anjing Liar, Ini yang Kemudian Terjadi

Berikut videonya:


Loading...

Belum ada Komentar untuk "Berdarah, Lengan Monyet Ini Masuk ke Dalam Botol Plastik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel