Pulau Ini Berisi 4.000 Ular Paling Mematikan di Dunia Berada

Melihat satu ular saja bisa sangat menakutkan, apalagi jika ular tersebut memiliki racun menakitkan. Lalu apa jadinya jika kita melihat ribuan ular mematikan, di sebuah pulau yang cukup terpencil dan jauh dari paramedis?

Tentunya pulau tersebut bukan tujuan wisata, karena Anda bisa saja terbunuhh dengan cepat. Apalagi pulau ini termasuk pulang yang paling berbahaya di dunia, dan tidak sembarangan orang bisa memasukinya.

pulau ular yang berbahaya

Tetapi jurnalis asal Australia ini, menjadi yang pertama diizinkan memasuki pulau tersebut. Seperti apa laporannya dari pulau yang berisi hingga 4.000 ular mematikan yang bisa 'melelehkan daging' itu?

Dikutip dari dailymail.co.uk, pulau Ular sangat berbahaya, manusia dilarang pergi ke sana. Pulau ini terletak 33 km di lepas pantai Brasil dekat Sao Paulo.

Seperti namanya, pulau tersebut benar-benar dipenuhi dengan ular. Dan jika itu tidak cukup menakutkan, bukan sembarang ular: ular berbisa golden lancehead, yang memiliki racun yang begitu kuat sehingga bisa melelehkan daging ada di sana.

Diperkirakan, 4.000 makhluk mematikan memanggil pulau itu sebagai rumah. Dan ketika mereka lapar, ular itu memangsa burung untuk makanannya.

Pemerintah setempat hanya memberikan izin kepada hanya beberapa ilmuwan terpilih saja, untuk mengunjungi Pulau Ular setiap tahun. Salah satunya jurnalis bernama Brown, yang dilengkapi tim yang penuh dengan ahli medis, baru-baru ini diberi lampu hijau memasukinya.

"Saya selalu bersemangat tentang petualangan dan tujuan baru dan ini sebagai sesuatu yang sangat menarik. Dan kesempatan unik untuk melihat habitat khusus yang sangat dilindungi," kata Brown kepada news.com.au.

Ketika kami berbicara dengan nelayan setempat, mereka memberi tahu kami, "itu bukan ide yang baik, Anda tidak ingin pergi ke sana". Ada legenda tentang seluruh keluarga yang terbunuh di sana. Dan bajak laut mengubur harta karun di pulau itu, dan ular-ular ditempatkan di sana untuk melindungi harta itu.

Bryan Fry, ahli biologi molekuler terkemuka Australia, juga memperingatkan Brown tentang bahaya perjalanan itu.

"Dengan ular-ular ini, itu akan menjadi kematian yang sangat menyakitkan. Anda akan mati menjerit," katanya, sebelum akhirnya bergabung dengannya dalam perjalanan sekali seumur hidup.

Dengan perkiraan tiga hingga lima lancehead emas per meter persegi di Pulau Ular, Brown dan krunya harus tetap fokus saat mereka berjalan jauh ke dalam hutan hujan.

Ular berbisa di Pulau Ular, yang secara resmi disebut sebagai Ilha da Queimada Grande, adalah spesies yang unik. Ketika permukaan laut naik 11.000 tahun yang lalu dan memotongnya dari daratan, mereka berevolusi secara berbeda.

"Mereka berbeda dengan sepupu daratan mereka, karena lima kali lebih berbisa. Dan mereka termasuk di antara 10 ular paling beracun di dunia," kata Brown.

Racun mereka juga lebih kuat karena mangsanya lebih besar. Ini memberi setiap orang kesempatan untuk melihat evolusi berperan.

Baca Juga:

Pertarungan Ular Mematikan Black Mamba vs Rattlenake

Ular Piton 80 Kg Pemangsa Manusia Gegerkan Warga

Terlepas dari para ilmuwan yang disetujui, satu-satunya pencari sensasi lainnya yang cukup berani untuk mengunjungi Pulau Ular adalah pemburu liar. Mereka bisa memperoleh hingga $ 30.000 atau Rp420 juta untuk seekor ular. Walaupun satu langkah yang salah, bisa membunuhnya.


Loading...

Belum ada Komentar untuk "Pulau Ini Berisi 4.000 Ular Paling Mematikan di Dunia Berada"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel