Miris, Ditemukan 40 Kg Sampah Plastik di Perut Paus Mati Ini

Sampah plastik di laut  telah menjadi keprihatinan kita semua. Terutama bagi keberlangsungan biota laut. Pasalnya, ikan yang kita konsumsi akan terkontaminasi dengan partikel plastik, yang tidak sengaja dimakan ikan.

Apalagi kasus hewan-hewan laut yang mati akibat sampah plastik ini kian meningkat dari tahun ke tahun. Beberapa bulan yang lalu, seekor paus besar yang terdampar di pantai, ditemukan sampah plastik di perutnya.

sampah plastik di perut ikan paus

Kini dalam sebuah video terbaru yang viral memperlihatkan, seekor paus yang mati pun mengandung hingga 40 kilogram sampah plastik di perutnya. Simak otopsi bangkai ikan paus dalam video berikut
ini.

Baca Juga: Video Mengerikan, Saat Kuda Nil 'Makan' Anak Rusa Kudu di Sungai

Kejadian ini cukup miris, di mana seekor ikan paus mati telah ditemukan tersapu dengan 40 kilogram sampah plastik di perutnya.

Pemerhati lingkungan telah memperingatkan bahwa, paus dan hewan laut akan terus mati sampai dunia berhenti memperlakukan lautan sebagai tong sampah.

Paus paruh Cuvier ini terlihat di sebuah pantai di Filipina pada hari Jumat, 15 April. Dan pekerja di sebuah museum yang menemukan, perut binatang itu diisi dengan sampah 'plastik terbanyak yang pernah kita lihat dalam seekor paus'.

Mereka yang menemukan paus mati itu menyebutkan, penemuan itu 'menjijikkan'. Dan mereka menyerukan lebih banyak tindakan terhadap polusi oleh pemerintah dunia.

Baca Juga: Ngeri, Pria Ini Memasukkan Ribuan Lebah Madu ke Dalam Mulut

Darrell Blatchley, pendiri dan presiden Museum D'Bone dan pusat pendidikan di Davao City, mengatakan: "Saya tidak siap untuk jumlah plastik ini - 40 kilogram berupa karung beras, tas belanja, tas perkebunan pisang dan kantong plastik umum."

Paus mengira plastik dan sampah lainnya di laut sebagai makanan. Karena mereka tidak minum air dari laut, tetapi mendapatkannya dari makanan yang mereka makan. Blatchley mengatakan bahwa, Cuvier kemungkinan besar telah meninggal karena dehidrasi dan kelaparan.

Dia menambahkan bahwa dalam sepuluh tahun museum telah memeriksa paus dan lumba-lumba yang mati, 57 dari mereka mati karena sampah di perutnya.

Lima negara Asia - Cina, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand - menyumbang hampir dua pertiga dari sampah plastik yang berakhir di lautan. Data ini dikeluarkan dalam sebuah laporan oleh juru kampanye lingkungan Ocean Conservancy.

Baca Juga: Viral di Dunia, Anak Kecil Menyikat Gigi Buaya di Kamar Mandi

Pemerintah Inggris telah memperingatkan bahwa, tingkat sampah plastik di lautan bisa tiga kali lipat lebih banyak dalam satu dekade kedepan. Kecuali ada langkah yang diambil untuk mengurangi sampah.


Loading...

Belum ada Komentar untuk "Miris, Ditemukan 40 Kg Sampah Plastik di Perut Paus Mati Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel