Cacing Pengisap Darah di Perut Ular Piton Kini Mulai Menyebar Luas

Ular piton sangat mematikan, bahkan bagi manusia dewasa sekalipun. Bahkan di Florida, tepatnya di Everglades, ular piton termasuk hewan yang harus dimusnahkan. Mereka seperti parasit yang bisa memusnahkan hewan asli di sana.

Bahkan kini, ular piton termasuk hewan buruan yang dihargai dengan sejumlah uang yang menggiurkan dari pemerintah setempat. Tidak hanya itu saja, ular piton juga membawa wabah berupa parasit penghisap darah yang mematikan.

parasit penghisap di darah dari tubuh ular

Sebuah studi baru, yang dipimpin oleh para peneliti di Universitas Stetson, menunjukkan bahwa cacing parasit yang disebarkan oleh ular piton Burma. Di mana mereka membunuh ular-ular kerdil asli Florida. Dalam satu video mereka memperlihatkan seperti apa cacing tersebut.

Para peneliti menemukan cacing invasif di Florida Tengah, lebih dari 100 mil jauhnya dari tempat ular piton Burma berada di bagian selatan negara bagian itu.

Tapi itu tidak berarti ular sanca ada di sana. Parasit semakin jauh ke utara dengan cara lain. Mereka menumpang di reptil dan makhluk inang lainnya yang dimakan ular di Florida, dengan risiko menyebar jauh melampaui Negara Bagian Sunshine.

"Pada titik ini, mereka bergerak sangat cepat. Mereka pasti berada di Brevard County," kata Terence Farrell, seorang ahli biologi di Universitas Stetson dan penulis utama studi tersebut. "Bisa dibayangkan mereka akan menyebar ke seluruh Amerika Serikat," tambahnya.

Meskipun demikian, parasit pengisap darah ini tidak dianggap berisiko bai kesehatan manusia.


Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Herpetological Review, menunjukkan bahwa apa yang disebut parasit atau cacing pentastome. Kemungkinan parasit ini yang membunuh tiga ular kerdil di Danau Woodruff National Wildlife Refuge, di DeLeon Springs dan beberapa wilayah lainnya.

Pada bulan Agustus, Farrell, bersama dengan Craig Lind, asisten profesor biologi di Universitas Stockton, menemukan satu ular derik kerdil yang mereka pelajari mati. Saat mereka mengoutopsi, cacing parasit itu merangkak keluar dari mulutnya.

"Benar-benar menjijikkan," kata Farrell ketika melihat efek parasit pada korbannya.

Baca Juga: Ular Piton 80 Kg Pemangsa Manusia Gegerkan Warga


Ketika para peneliti membedah tiga ular derik kerdil, mereka menemukan parasit di paru-paru dan trakea ular. Salah satu cacing itu selebar trakea ular itu, dan mungkin menghalangi jalan napas ular itu, kata para peneliti.

Parasit penghisap darah ini biasanya berada di paru-paru reptil yang terinfeksi, setelah memakan katak yang terkontaminasi dan mangsa lainnya.

Ular kerdil, yang tumbuh hanya beberapa meter, adalah ular berbisa asli Amerika Serikat bagian tenggara.

Penelitian lain telah menemukan penurunan besar pada populasi ular berbisa kerdil di Everglades, selama 15 tahun terakhir.

Tetapi para peneliti menduga banyak lagi ular yang mati karena parasit tersebut.

"Sepertinya lebih dari selusin (spesies) ular asli sedang terinfeksi oleh parasit ini," kata Farrell.

"Penelitian ini memberi tahu kami bahwa ada kekhawatiran baru tentang spesies invasif dan penyakit serta parasit yang mereka bawa," kata Farrell.

Selain reptil, ikan, mamalia, katak, dan amfibi lainnya juga dikenal sebagai inang cacing. Jadi ular berbisa bisa mendapatkan parasit dari memakan beberapa inang, kata para peneliti.

Baca Juga: Rekaman Langka, Ular Piton Kanibal Makan Sesama Jenisnya

Piton Burma adalah salah satu ular terbesar di planet ini, dan berasal dari Asia Tenggara. Mereka telah menyebar ke utara dari Florida Selatan selama lebih dari 15 tahun. Reptil raksasa telah membuat kehancuran, dan sekarang menjadi pemangsa tertinggi di Everglades, Florida.


Loading...

Belum ada Komentar untuk "Cacing Pengisap Darah di Perut Ular Piton Kini Mulai Menyebar Luas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel