Baru Melahirkan Dua Hari, Anak Macan Tutul Ini Dimakan Induknya

Setiap hewan yang baru melahirkan, pasti akan menjaga anaknya yang masih lemah. Bahkan induknya akan menjaga dengan segala cara, agar terhindar dari pemangsa dengan melindungi dan berada dekat dengan anaknya.

Tapi kadang-kadang ada perilaku yang tidak bisa diduga, di mana induk bisa saja mengorbankan anaknya. Bahkan satu kejadian cukup miris menimpa anak macan tutul yang baru lahir. Di mana ia dimakan oleh induknya sendiri.

macan tutul makan anaknya yang baru lahir

Anak macan tutul yang pertama di dunia yang lahir melalui inseminasi buatan ini, telah dimakan oleh induknya sendiri. Dan ini hanya berselang dua hari setelah kelahirannya. Apa yang menyebabkan perilaku induk macan tutul ini?

Kelahiran Anak Macan Tutul


Dikutip dari Daily Mail, dokter hewan di organisasi lingkungan Mata Ciliar di JundiaĆ­, Sao Paulo, Brasil memuji kelahiran itu sebagai terobosan ilmiah penting.

Tetapi hanya dua hari kemudian terungkap bahwa, induk macan tutul itu telah memakan anaknya. Namun, para ilmuwan mengatakan kelahirannya meningkatkan prospek konservasi kucing liar.

Kucing-kucing besar ini adalah spesies yang terancam punah, dengan jumlah yang semakin berkurang yang bertahan hidup di wilayah Amazon.

Anak macan tutul itu lahir tahun pada 16 Februari, 104 hari setelah induknya yang berusia lima tahun bernama Bianca, berhasil diinseminasi.

Para ilmuwan kemudian merilis rincian proyek bersejarah tersebut, pada hari Senin, 1 April setelah menyelesaikan penelitian mereka.

Perawatan Induk Macan Tutul


Awalnya, Bianca menunjukkan 'perawatan ibu yang sangat baik' untuk bayi yang baru lahir pada hari pertama, kata dokter hewan.

Sayangnya, setelah dua hari si anak mati. Mereka tidak tahu mengapa itu bisa terjadi. Tim dokter hewan tidak dapat melakukan necropsy, karena bayinya telah dimakan.

Sebuah video menangkap kelahiran bersejarah dan menunjukkan beberapa tahapan proses perintis. Dokter hewan difilmkan menenangkan induk dewasa yang sehat, mengekstraksi semen segar, menganalisis sperma di laboratorium, memasukkan sel reproduksi yang dipilih ke dalam betina dan melakukan pemindaian ultrasound.

Proyek yang telah berlangsung sejak 2017 itu, dikembangkan dalam kemitraan dengan para ilmuwan terkenal dunia di Pusat Konservasi dan Penelitian Satwa Liar Terancam Punah (CREW), yang berpusat di Kebun Binatang dan Kebun Raya Cincinnati di Amerika Serikat.

Bianca adalah satu dari lima macan tutul yang dipilih, untuk berpartisipasi dalam proyek itu karena kesehatan, usia, kesesuaian untuk reproduksi dan 'perilaku yang menguntungkan' mereka.

Bianca diinseminasi menggunakan inseminasi buatan laparoskopi, yang dikembangkan oleh para peneliti CREW. Sebuah metode yang digunakan dalam penelitian sebelumnya, dengan spesies kucing liar lainnya.

Dr Bill Swanson, seorang peneliti di CREW mengatakan: "Macan tutul adalah yang terakhir dari tujuh spesies kucing besar yang menjalani inseminasi buatan (AI)."

Hasil Inseminasi Buatan


Terlepas dari apa yang terjadi pada bayi yang baru lahir, tim peneliti mengatakan mereka senang dengan hasilnya. Mereka sudah berencana untuk melakukan lebih banyak prosedur tersebut sepanjang tahun ini.

Baca Juga: Bocah 3 Tahun Dimakan oleh Macan Tutul di Taman Safari


Dr Lindsey Vansandt, seorang peneliti CREW mengatakan: "Dari sudut pandang ilmiah, kami merayakan kenyataan bahwa bayi itu lahir sehat dan bahwa AI berhasil."

Baca Juga: Pertarungan Pertaruhan Nyawa Macan Tutul dan Buaya di Dalam Air


Karena perburuan dan hilangnya habitat, populasi macan tutul telah menyusut secara dramatis di lingkungannya yang membentang dari Amerika Serikat bagian barat daya, melalui Brasil dan ke Argentina.


Loading...

Belum ada Komentar untuk "Baru Melahirkan Dua Hari, Anak Macan Tutul Ini Dimakan Induknya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel