Dokter Terkejut Temukan 8 Sendok dan Pisau di Perut Seorang Pria

Setiap kali kita merasakan lapar, tentu akan memakan makanan yang sudah tersedia. Dan kita juga biasanya akan menggunakan alat, baik itu sendok, garpu hingga pisau saat makan dan menyuap atau memotong sesuatu.

Isi perut yang terlihat oleh sinar X
Isi perut yang terlihat oleh sinar X.
Dan setelahnya, alat-alat tersebut akan kita cuci kembali untuk digunakan di hari lain. Dan seandainya pun lupa, kita tentu tidak akan memakan sendok atau pisau yang tersedia saat kita makan.

Tapi anehnya, pria berusia 35 tahun ini, yang tidak disebutkan namanya, telah mengeluh sakit yang tak tertahankan. Dan dalam sebuah operasi darurat yang dilakukan, dokter menemukan pisau dna sendok di perutnya. Bagaimana bisa berada di sana?

Dikutip dari Daily Mail, ada juga dua obeng dan dua sikat gigi termasuk di antara benda-benda aneh yang juga diambil.

Diyakini, kebiasaan makan pria itu disebabkan oleh gangguan kejiwaan yang belum terungkap.

Pria itu dirujuk ke Rumah Sakit Lal Bahadur Shastri di Mandi, Himachal Pradesh untuk mengetahui apa yang menyebabkan penderitaannya.

Ketika X-ray dilakukan, dokter bingung melihat sendok di perutnya, di mana pasien tidak menyadarinya telah memakannya. Tim bisa melihat pisau itu dalam posisi berbahaya, tampaknya menembus perut pria itu.

Saat dilakukan operasi pengeluaran isi perut
Saat dilakukan operasi pengeluaran isi perut.
Operasi tiga jam segera dilakukan, untuk membersihkan logam sebelum membahayakan nyawanya.

Salah satu dokter, yang namanya belum disebutkan, mengatakan: "Kita sudah bisa melihat ujung pisau yang menonjol dari dalam perutnya."

"Kemudian kami mengoperasikannya tanpa membuang waktu, tetapi menemukan lebih banyak benda di dalamnya. Ada pisau, delapan sendok, dua obeng, dan dua sikat gigi di dalam ketika kami terus mengoperasikan perutnya," tambahnya.

Batang logam silinder pendek juga digambarkan pada deretan benda yang diambil dari operasi tersebut, yang tanggalnya tidak jelas.

Dapat dipahami, bahwa pria itu menderita gangguan kejiwaan, yang mungkin mendorongnya untuk memakan benda-benda itu.

Pasien sekarang dirawat oleh keluarganya. Meskipun diagnosis belum dilaporkan dengan jelas, ada beberapa gangguan dengan karakteristik kebiasaan makannya.

Baca Juga:
Terungkap Makanan Terakhir Mumi Otzi yang Berumur 5.300 Tahun
Mimpi Buruk Penggemar Sushi, Tangan Diamputasi Usai Makan Ikan Mentah

Pica, misalnya, adalah kelainan makan di mana orang tersebut bisa makan termasuk kotoran, bedak, dan benda logam.

Ini sering terjadi bersamaan dengan gangguan kesehatan mental yang mengganggu fungsi, seperti autisme atau skizofrenia.

Prevalensi pica tidak diketahui tetapi, kemungkinan besar lebih umum di negara-negara berkembang, menurut Asosiasi Gangguan Makan Nasional.

Comments